Home OLAHRAGA PBVSI Kota Tangerang Lindungi Atlet Dengan KTA, Siapkan Atlet Popda dan Porprov

PBVSI Kota Tangerang Lindungi Atlet Dengan KTA, Siapkan Atlet Popda dan Porprov

0
SHARE
REGENERASI: Selain menggelar kejuaraan Livoli Divisi Utama, Pengcab PBVSI Kota Tangerang juga menambah jumlah atlet melalui program regenerasi. FOTO: Net

PENGURUS Cabang Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengcab PBVSI) Kota Tangerang menyiapkan atlet untuk bisa tampil di dua even besar di Provinsi Banten. Dua even yang disiapkan atletnya adalah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) X Banten tahun 2020 dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten tahun 2022.

Untuk pelaksanaan Popda X Banten dikemukakan Ngadino Letua Pengacab PBVSI Kota Tangerang, saat ini pihaknya telah menyiapkan 4 tim. Dimana yang disiapkan adalah tim voli indoor putra dan putri serta tim voli pasir putra dan putri.

“Ya semua kita siapkan untuk bisa memenuhi target kami untuk bisa menyumbang 1 medali emas, syukur-syukur kita bisa meraih lebih dari satu medali emas,” beber Ngadino Ketua Pengcab PBVSI Kota Tangerang.

Selain menyiapkan tim untuk dua even tingkat provinsi Ngadino mengungkapkan dirinya dirinya juga merancang sosialisasi bola voli ke sekolah-sekolah yang ada di Kota Tangerang. Pihaknya akan menggandeng Dinas Pendidikan Kota Tangerang dan klub-klub bola voli untuk melakukan kegiatan tersebut.

Hal tersebut dilakukan dengan maksud agar regenerasi atlet di Kota Tangerang dilakukan secara berjenjang dan berkesinambungan. Dengan begitu harapan Ngadino klub-klub di Kota Tangerang menambah jumlah atletnya dari program ini.

“Saat ini kami memiliki 7 klub yang aktif melakukan pembinaan, kami ingin dari kegiatan ini tidak hanya bertambah jumlah atlet tapi juga jumlah klub,” kata Ngadino.

Diluar dua kegiatan tersebut Ngadino juga tengah berusaha melindungi atlet bola voli yang ada di Kota Tangerang agar tidak mudah dibujuk pindah ke wilayah lain. Langkah yang diambil pria yang juga notaris tersebut dengan membuatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) buat atlet yang dibina klub-klub di Kota Tangerang.

“Sehingga kalau ada yang diminati klub atau wilayah lain mereka harus menempuh proses mutasi. Kami tidak ingin atlet yang kami bina sejak usia dini saat sudah jadi bisa pindah atau direkrut seenaknya, semua harus jelas,” tukas Ngadino. (apw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here