Home BANTEN Sering Mati Lampu, UNBK di Baksel Terancam Kacau

Sering Mati Lampu, UNBK di Baksel Terancam Kacau

0
SHARE
SIMULASI: Kepala SMPN 1 Cijaku Marito memantau pelaksanaan simulasi UNBK di sekolahnya, Kamis (5/3). FOTO: Ahmad Fadilah/Banten Ekspres

LEBAK – Sejumlah Kepala Sekolah di Lebak Selatan (Baksel) khawatir pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) nanti terkendala matinya aliran listrik. Pasalnya, listrik di Lebak selatan sering mati lampu mendadak tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Kepala SMPN 1 Cijaku Marito mengatakan, kekhawatiran sejumlah sekolah di Baksel yang hendak melaksanakan ujian berbasis komputer ini sangat beralasan. Karena, pemadaman listrik secara sepihak hampir setiap hari terjadi di Baksel.

“Ya memang kita khawatir saat ujian nasional nanti listrik mati, sebab mati lampu suka terjadi dua hingga tiga kali dalam sehari. Tapi memang kita biasanya mengirimkan surat permohonan kepada pihak PLN agar tidak ada padamanan listrik saat pelaksanaan ujian,” kata Kepala SMPN 1 Cijaku Marito, kepada Banten Ekspres, (5/3).

Menurut Marito, sebanyak 100 orang siswa-siswi SMPN 1 Cijaku yang akan mengikuti UNBK. Kata dia, listrik di wilayah Cijaku cenderung tidak stabil.”Mudah-mudahan hal ini bisa diatasi oleh pihak PLN, setelah kita meminta pengamanan oleh PLN selama ujian,” ujarnya.

Lanjutnya, UNBK  2020 ini baru pertama kali dilaksanakan di SMPN 1 Cijaku secara mandiri dengan perangkat komputer sebanyak 21 buah yang sebelumnya menumpang di SMAN 1 Cijaku.

“Secara umum pelaksanaan UNBK telah siap, dari mulai pendaftaran, sosialisasi kepada para orangtua murid hingga persiapan alat-alat. Namun ada sedikit kendala yakni murid kami rata-rata masih belum mengenal cara mengoperasikan komputer ini tinggal kita bimbing saja. Sekali lagi kami berharap, tidak ada pemadaman listrik saat pelaksaan UNBK nanti,”ujarnya.

Saat dihubungi, Arie Firmansyah selaku Spv.Teknik 1 PLN ULP Malingping mengaku, PLN siap menjaga pasokan listrik selama UNBK berlangsung.”Kita tidak akan mengadakan pemadaman terencana di jaringan dan gardu yang memasok ke sekolah yang melaksanakan UNBK,” katanya.

Dimana lanjutnya, ada tujuh posko di Kabupaten Lebak dan dua posko di Kabupaten Pandeglang yang berada di wilayah kerjanya yakni Posko Malingping, Posko Cijaku, Posko Jalupang, Posko Cihara, Posko Bayah, Posko Cilograng dan Posko Tegalumbu dan dua posko di Kabupaten Pandeglang yaitu Posko Cikeusik Dan Posko Munjul yang siap melayani pelanggan.

Dikatakan Arie, kalaupun ada padam berarti itu gangguan atau padam yang tidak terencana.

“Padam akibat gangguan waktunya tidak terduga bisa kapan saja dan itu diluar kendali kami. Penyebabnya bisa beberapa faktor, seperti pohon tumbang, cuaca ekstrim, atau oleh binatang,” kilahnya.(mg-5/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here