Home TANGERANG HUB Dispar Kota Tangsel, Latih Warga Kampung Pariwisata Ciptakan Kota Sehat

Dispar Kota Tangsel, Latih Warga Kampung Pariwisata Ciptakan Kota Sehat

0
SHARE
FOTO BERSAMA: Kadis Pariwisata Dadang Sofyan foto bersama peserta pelatihan kota sehat tatanan pariwisata untuk masyarakat di sekitar destinasi wisata dan kampung wisata di Kota Tangsel. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG-Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Tangsel menggelar pelatihan bagi warga yang tinggal di sekitar destinasi wisata di Kota Tangsel. Ini dilakukan guna meningkatkan kualitas destinasi wisata Kota Tangsel. Dalam hal ini, kualitas kawasan dari pola hidup warga sekitarnya.

Kepala Dispar, Dadang Sofyan mengungkapkan, pelatihan ini dilakukan sebagai upaya mendorong perilaku warga hidup bersih dan sehat. Khususnya, warga yang tinggal di kawasan destinasi wisata. Menurutnya, ini perlu dilakukan untuk menciptakan pariwisata yang bersih dan sehat.

“Pesertanya warga di sekitar destinasi wisata. Seperti di Kranggan, Wadasari, Ciputat,” katanya, di Telaga Seafood, kemarin.

Kegiatan ini, kata Dadang, sebagai upaya membentuk perilaku berpariwisata yang baik dan sehat. Dengan cara mengedukasi warga terkait di kawasan lokasi wisata, diharapkan akan tercipta budaya bersih dan sehat. “Ini lebih kepada mendidik warga untuk berperilaku hidup bersih dan sehat,” terangnya.

Dengan begitu, kata dia, maka wisatawan yang datang ke area wisata akan merasa terjamin kesehatannya. Begitu juga dengan warga yang berprofesi sebagai pedagang di sekitar juga diharapkan menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

Namun, lanjutnya, untuk pengembangan pariwisata tidak bisa berjalan atau berkembang jika hanya dilakukan dari satu sektor. Apalagi hanya oleh satu instansi. Melainkan, pariwisata harus dimulai dari kepala daerah sampai ke tingkat terbawah. “Harus ada kolaborasi dan sinergitas antarsemua pemangku kepentingan. Termasuk, sampai lapisan warga di sekitar tempat wisata itu,” jelasnya.

Terkait kebijakan pengembangan pariwisata cakupannya lebih luas. Tidak hanya pemda, melainkan swasta juga harus ikut terlibat. Ia mencontohkan, perusahaan travel salah satu sektor swasta yang berperan meningkatkan wisata di suatu daerah. Tanpa adanya aktivitas dan sinergi yang baik, tidak mungkin bisa tercipta wisata yang baik pula. “Misalnya, travel bisa membuat paket wisata untuk destinasi wisata di Kota Tangsel. Sehingga ada guide bagi pelancong yang datang ke Kota Tangsel. Misalnya, ketika datang ke Serpong apa saja yang bisa mereka kunjungi begitu juga daerah lainnya,” terang Dadang.

Sementara, salah satu narasumber di kegiatan ini, Indra Kusumawardiningsih dari Forum Kota Sehat Tangsel mengungkapkan, jika masyarakat melakukan PHBS maka akan selamat. “Di dalam tatanan pariwisata sehat, berkaitan dengan destinasi tentunya. Maka, harus disupport oleh UMKM-nya, rumah makan, kios-kiosnya, souvenirnya harus sehat,” katanya.

Uuntuk di lokasi pariwisata, juga demikian. Bagaimana destinasin ini menjadi aman, nyaman, bersih dan sehat untuk para wisatawan. “Harus memperhatikan kesehatan lingkungan. Apakah ada kliniknya, bagaimana UKM-nya. Apakah jajanannya higienis, dan seterusnya,” kata Indra. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here