Home TANGERANG HUB Zaki Perintahkan Camat Rajin ke Pasar, Potensi Penularan Corona Tinggi

Zaki Perintahkan Camat Rajin ke Pasar, Potensi Penularan Corona Tinggi

0
SHARE
BUPATI TINJAU PASAR
Bupati Tangerang A.Zaki Iskandar (kanan) berbincang dengan pedagang beras di Pasar Sentiong, Balaraja, kemarin. Bupati menegaskan pedagang dan pembeli wajib memakai masker dan menjaga jarak, karena pasar tradisional berisiko tinggi menjadi tempat penyeberan Covid-19. FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

BALARAJA — Aktivitas ekonomi di pasar tradisional mulai berjalan. Namun tetap dengan pengetatan protokol kesehatan. Penjual dan pembeli wajib memakai masker serta menjaga jarak.

Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengatakan, kesadaran pembeli dan pedagang masih perlu proses edukasi, pentingnya mengenakan masker dan jaga jarak minimal satu meter.
“Mengingatkan kepada warga baik penjual maupun pembeli di pasar tradisional untuk memakai masker, cuci tangan serta jaga jarak,” katanya kepada awak media saat kunjungan ke Pasar Sentiong, Kecamatan Balaraja, Senin (29/5).

Saat kunjungan, Zaki tidak hanya mengedukasi dan membagikan masker kepada pembeli dan pedagang di pasar.
Namun, ia juga menanyakan harga kebutuhan pokok dan mengingatkan agar melaporkan setiap kali ada kenaikan harga serta kelangkaan pasokan. Orang nomor satu di Kabupaten Tangerang juga mengingatkan pedagang pasar agar bersabar menunggu pembagunan pusat perbelanjaan Pasar Sentiong yang lebih modern.

Zaki memaparkan, pasar merupakan tempat dengan risiko tinggi penyebaran dan penularan Covid-19. Ia akan terus memastikan, penggunaan masker dan jaga jarak serta cuci tangan tetap berjalan di semua pasar dengan melakukan kunjungan. Apalagi saat ini masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Karena pasar merupakan tempat paling tinggi dan riskan tingkat penularannya. Kami semenjak awal PSBB sampai hari ini terus secara berkala mengingatkan warga di semua pasar di Kabupaten Tangerang untuk memakai masker dan jaga jarak,” jelasnya.

Zaki menegaskan, bagi kecamatan yang memiliki pasar tumpah ataupun pusat perbelanjaan tradisional agar camat senantiasa melakukan blusukan turun ke lapangan mengingatkan langsung kepada warga pentingnya memakai masker dan jaga jarak setiap kali berinteraksi di pasar.

“Memang sudah mencapai 75 persen tingkat kepatuhan warga mematuhi protokol kesehatan. Namun, tetap tugas kita adalah mengedukasi warga agar memakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan. Bagi pedagang wajib memakai masker apabila melayani pembeli. Serta wajib mengingatkan pembeli yang tidak menggunakan masker. Tentu karena ini merupakan cara yang efektif mencegah penularan Covid-19,” jelasnya. (sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here