Home TANGERANG HUB DPAD Tetap Fokus Penguatan Minat Baca

DPAD Tetap Fokus Penguatan Minat Baca

0
SHARE
DPAD Tetap Fokus Penguatan Minat Baca
FOTO BERSAMA: Walikota Airin Rachmi Diany foto bersama jajaran pegawai DPAD Kota Tangsel, kemarin. FOTO: Tri Budi/Tangerang Ekspres

SERPONG-Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangsel pada 2021-2026 akan fokus pada penguatan minat baca masyarakat. Hal ini diketahui saat

focus group discussion (FGD) 2021-2026 di Maruga Park, Ciater, Serpong, Selasa (21/7).

Kepala DPAD Kota Tangsel, Wahyudi Leksono mengatakan, pada 2021-2026 targetnya adalah meningkatkan minat baca masyarakat. “Khususnya di Kota Tangsel minat baca benar-benar harus diperjuangakan,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (21/7).

Wahyudi menambahkan, minat baca harus ditingkatkan karena kemajuan di seluruh negara dan termasuk teknologi membutuhkan pemahaman dari masyarakat, untuk itu perlu baca, baca dan baca.

Untuk tingkatkan minat baca ada beberapa strategi yang akan dilakukan, seperti mendekatkan akses kepada masyarakat.

Perpus tidak hanya yang ada DPAD saja namun, juga akan bangun perpustaan atau sarana baca, baik pojok baca di kantor kecamatan, kelurahan, taman-taman bacaan dan lainnya.

“Di kelurahan dan kecamatan sudah ada pojok baca. Kelurahan sudah ada pojok baja 50 persen, sedangkan kecamatan yang sudah ada pepustakaan hanya Pondok Aren,” jelasnya.

Wahyudi menambahkan, rencanya pojok baca dan perpustakaan harus ada di kelurahan dan kecamatan, maksimal 5 tahun kedepan harus terwujud.

Sementara itu, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, perpustakaan adalah awal dan menjadi cita-citqla harapannya. “Dunia digital teknologi sekarang luar biasa dan telah terjadi perubahan, dimana dulu kita senang baca buku dan sekarabg lebih senang digitalitasi,” ujarnya.

Airin mengaku berusaha mengajak masyarakat membuat perpustakaan dan gemar membaca. Sentuhan orangtua terhadap anak juga penting, digitalisasi juga penting apalagi ditengah pandemi covid-19. “Perputakaan ada ditiap kecamatan dan kelurahan, bahkan di tingkat RT/RW adalah tanget saya,” tambahnya.

Ibu dua anak ini menjelaskan, kita tidak bisa kemana-mana dan hanya bisa bertahan selama dua bulan di rumah saat covid-19. Yang penting perpustakaan iada dan hadir karena menjadi bagian untuk berinteraksi dengan masyarakat dan bagaimana perpustakaan bisa bermanfaat.

Airin menuturkan, arsip juga sangat penting apalagu Kota Tangsel sebagai kota baru juga memerlukan gedung arsip yang saat ini sedang dibangun. “Masukan dari peserta FGD ini agar disampaikan ke dinas untuk melihat rencana kedepan seperti apa dan bersama-sama untuk membangun Kota Tangsel dan meningkatkan pelayanan masyarakat,” tutupnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here