Home TANGERANG HUB Jelang Idul Adha, Bupati Cek Hewan Qurban

Jelang Idul Adha, Bupati Cek Hewan Qurban

0
SHARE
Jelang Idul Adha, Bupati Cek Hewan Qurban
MONITORING: Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar (kanan) mengecek kondisi hewan kurban di lapak yang ada di Kecamatan Kelapa Dua, menjelang idul Adha, Kamis (23/7). FOTO: Humas Pemkab Tangerang for Tangerang Ekspres

KELAPA DUA – Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, melakukan inspeksi ke lapak penjual hewan Qurban, Kamis (23/7). Peninjauan dilakukan menjelang satu minggu Idul Adha yang jatuh pada Jumat (31/7) yang bertujuan memastikan keamanan serta kesehatan hewan kurban.

Zaki mengatakan, pedagang maupaun pembeli hewan kurban diwajibkan memakai masker serta menjaga jarak apabila berinteraksi di tempat penjualan. Ia menegaskan, pedagang wajib menyediakan tempat cuci tangan  atau handsanitizer, sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Hasil kunjungan semua hewan qurban sudah diperiksa dan dinyatakan sehat. Mulai dari sapi, kambing, maupun domba. Kedepan pemeriksaan terus berjalan sampai menjelang hari raya. Saat pemotongan juga nanti ada tim pemeriksa hewan kurban. Dilihat apa ada cacing atau tidak.

“Kita meminta setiap lokasi dipersiapkan tempat cuci tangan dan diwajibkan bagi para pengunjung atau pembeli untuk memakai masker termasuk jaga jarak, jadi protokol covid-19 harus benar-benar dijalankan,” katanya kepada awak media, Kamis (23/7).

Monitoring hewan qurban, bupati didampingi pegawai Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) dan Camat Kelapa Dua. Adapun lokasi yang menjadi peninjauan bupati yakni lapak penjual hewan qurban yang ada di Jalan Raya Legok-Karawaci. Tepatnya di depan Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Zaki melanjutkan, sudah menjadi agenda rutin pemerintah melakukan monitoring penjual dan tempat-tempat penampungan sementara hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha. Ia mengimbau, perihal penjualan hewan kurban secara online agar masyarakat yang hendak berkurban untuk datang dan melihat langsung.  Menurutnya, pengecekan secara langsung agar bisa memastikan kesehatan dan keamanan hewan.

“Tujuannya, agar calon pembeli terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk yang online ini harus diperhatikan penyedianya. Jangan sampai nanti tertipu. Tetapi lebih baik dan bagus datang langsung untuk melihat karena untuk berkurban ada kaidah-kaidah untuk hewan kurban seperti apa yang bisa untuk dikurbankan jadi sebaiknya datang langsung hewan kurban yang hendak dibeli,” tegasnya. (sep/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here