Home TANGERANG HUB Mahasiswa Berusia 18 Tahun Tebar Teror di Dinding Musala, Alquran Disobek

Mahasiswa Berusia 18 Tahun Tebar Teror di Dinding Musala, Alquran Disobek

0
SHARE
Mahasiswa Berusia 18 Tahun Tebar Teror di Dinding Musala, Alquran Disobek
Kapolsek Pasar Kemis memimpin olah tempat kejadian perkara (TK) di musala Darrusalam di kompleks Perumahan Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kutajaya, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Polisi telah menangkap pelaku yang diduga merobek Alquran dan menebar teror dengan membuat tulisan di dinding musala. FOTO: Warga for Tangerang Ekspres

PASAR KEMIS-Jelang waktu salat asar Selasa (29/9), pukul 15.00 WIB, warga Perum Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kutajaya, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang heboh. Dinding musala Darussalam yang berada di kompleks itu, jadi ajang vandalisme. Dindingnya dicorat-coret menggunakan cat semprot. Pelaku juga menulis beberapa kata yang berisi kata-kata anti islam. Pelaku nya, seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Jakarta berinsial S.

Dalam rekaman video yang diterima Tangerang Ekspres, warga merekam kondisi musala bercat hijau yang penuh coretan dan tulisan-tulisan yang berisi anti islam. Warga itu juga memperlihatkan ada Alquran yang disobek, potongan sajadah yang digunting serta botol bekas cat semprot ada di dekat tembok yang dicoret. “Kita nggak tahu jam berapa kejadiannya. Alasan dan motifnya apa kita tidak tahu. Waktu jam 12, belum ada kondisi seperti ini. Ini bukan kerjaan anak kecil,” kata warga tersebut.

Satreskrim Polresta Tangerang bergerak cepat. Menangkap pelaku yang diduga melakukan pencoretan di musala serta perusakan Alquran. Polisi mengamankan pelaku hanya berselang beberap jam usai video yang diunggah pengurus musala viral di media sosial.

Kapolresta Tangerang Kombespol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, terduga pelaku sudah diamankan dan berada di tahanan Mapolsek Pasarkemis. Ia belum bisa berkomentar banyak mengenai kasus ini. “Saat ini pelaku sedang menjalani interogasi. Masih dalam tahap penyidikan. Kasus ini akan kita dalami dan kembangkan untuk mengungkap motif serta latar belakang pelaku melakukan tindakan tersebut,” katanya melalui pesan singkat kepada awak media, Selasa (29/9).

Kronologi kejadian tersebut bermula saat muadzin hendak mengumandangkan adzan asar. Tetapi mengurungkan niatnya. Karena melihat kondisi musala berantakan. Terdapat coretan cat semprot di tembok. Ia langsung memanggil pengurus musala serta warga untuk menyaksikan apa yang terjadi.

Warga yang merekam kejadian menunjukan tembok bagian dalam musala telah banyak tulisan bernuansa teror. Kapolsek Pasarkemis berserta anggota tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan barang bukti. Usai olah TKP, warga membersihkan coretan di tembok, lantai dan di kaligrafi. Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku di Mapolsek Pasarkemis. (sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here