Home TANGERANG HUB 321 Titik Rawan Banjir dan Genangan, DPUPR Siagakan 273 Unit Pompa

321 Titik Rawan Banjir dan Genangan, DPUPR Siagakan 273 Unit Pompa

0
SHARE
321 Titik Rawan Banjir dan Genangan >> DPUPR Siagakan 273 Unit Pompa
PERBAIKAN: Dinas PUPR Kota Tangerang, membuat tim antisipasi banjir untuk memperbaiki dan melakukan perawatan di wilayah lokasi banjir agar saat musim hujan tidak terjadi banjir. FOTO: Randy Yastiawan/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Antisipasi banjir pada saat musim hujan,  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang membentuk tim siaga banjir. Tim ini bertugas memperbaiki titik banjir di wilayah.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Decky Priambodo mengatakan, sebanyak 709 personel tim siaga banjir dikerahkan untuk melakukan langkah antisipasi dan penanganan banjir. Tim tersebut akan bergerak melakukan perbaikan dan perawatan di lokasi banjir awal tahun.

“Puncak hujannya ada di Januari dan Februari. Namun  di Desember ada fenomena La Nina, curah hujan akan meningkat. Bulan Oktober ini juga sudah mulai sering hujan karena MGO atau pergerakan udara basah,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di Puspemkot Tangerang, Kamis (22/10).

Decky menambahkan,  tim siaga banjir terdiri dari Seksi Operasi dan Pemeliharaan Drainase (OP Drainase), Operasi dan Pemeliharaan Jalan (OP Jalan) serta Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA).

“Seksi OP Drainase akan menangani genangan- genangan di perumahan dan permukiman, OP SDA melakukan siaga dengan pompa-pompa banjir di perumahan dan penanggulangan turap atau tanggul sungai yang rusak,”paparnya.

Ia menjelaskan, saat ini berdasarkan catatan ada 321 titik rawan banjir dan genangan di Kota Tangerang yang terus dioptimalkan penanggulangannya.

Adapun sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan tersebut antara lain, pompa banjir sejumlah 273 unit dengan rincian 104 pompa listrik, 8 unit pompa berjalan, 4 unit mobil pompa, 63 pompa diesel, dan 94 rumah pompa.

“Pompa tersebut, disiagakan untuk sekala perumahan dan skala kawasan. Selain itu kita menyiapkan juga material banjiran yakni Sand Bag, Bronjong, Batu Kali untuk mengantisipasi jika air mengalami luapan,”ungkapnya.

Decky meminta, masyarakat juga harus bisa bekerjasama untuk menangani masalah banjir, artinya masyarakat harus bisa menjaga lingkungan dan juga tidak membuang sampah sembarangan.

“Tim kami saat melakukan perbaikan, pasti menemukan sampah di drainase air. Saya mengajak masyarakat untuk peduli, kalau bukan kita siapa lagi,”tutupnya (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here