Beranda PERISTIWA Realisasi Bansos Desa Sukamanah Capai 100 Persen

Realisasi Bansos Desa Sukamanah Capai 100 Persen

0
BERBAGI
CAPTION BANSOS: Petugas PT Pos Indonesia menyalurkan bansos, di Kantor Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. FOTO: Dokumentasi Pemerintah Desa Sukamanah

TANGERANG — Sebanyak 1085 penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM, sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. PT Pos Indonesia cabang Regensi Tangerang, tuntas menyalurkan ke tiga bantuan sosial (Bansos) tersebut.

Demikian dikatakan Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat Desa Sukamanah Haerul, Selasa (6/12).

“Awal penyaluran bansos dilaksanakan di kantor desa, Selasa pekan lalu,” kata Haerul, saat dikonfirmasi wartawan, tentang realisasi penyaluran BLT BBM, sembako dan PKH, di kantornya.

Dituturkan Haerul, sebanyak 1081 penerima dari 1085 penerima bansos, yang datang ke kantor desa pada Selasa pekan lalu. Jadi pada waktu itu, sebanyak empat penerima bansos tidak datang ke kantor desa.

Namun berdasarkan informasi yang diterimanya dari Mas’ud, Sekretaris Desa (Sekdes) Sukamanah, bahwa empat penerima yang tak datang ke kantor desa, sudah mengambil dana bansos mereka ke kantor PT Pos Indonesia cabang Regensi Tangerang, Jumat pekan lalu.

Dengan begitu, persentase pencapaian realisasi penyaluran BLT BBM, sembako dan PKH di desanya, mencapai 100 persen. Artinya PT Pos Indonesia, sudah tuntas menyalurkan dana ke tiga bansos tersebut di desanya.

Haerul menambahkan, pengambilan BLT BBM, sembako dan PKH hanya bisa diwakilkan oleh keluarga inti penerima bansos, dengan menunjukan e-KTP asli dan fotokopi surat Kartu Keluarga (KK).

Untuk informasi, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH menerima bantuan sosial dengan nilai yang bervariasi tergatung komponen yang dimiliki penerima. Misalkan, komponen ibu hamil, memiliki anak SD, SMP dan SMA.

Sedangkan, KPM sembako menerima uang tunai senilai Rp300 ribu per bulan atau Rp600 ribu per dua bulan. Kemudian, KPM BLT BBM menerima Rp150 ribu per bulan atau Rp300 ribu per dua bulan. (zky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here