Beranda PERISTIWA Desa Jatimulya Akan Buat Taman Tematik

Desa Jatimulya Akan Buat Taman Tematik

0
BERBAGI
KONSEP: Camat Sepatan Timur Asep Nurman bersama Bappeda kabupaten Tangerang mengkonsep kampung tematik yang akan dibuat di Desa Jatimulya.

TANGERANG — Rencana Kecamatan Sepatan Timur membuat Taman Tematik, segera terwujud dan akan segera dibuat pada tahun 2023 mendatang untuk sebagai daya tarik dan tempat wisata warga sekitar.

Dalam pembahasan taman tematik tersebut, hadir juga Bappeda Kabupaten Tangerang yang nantinya akan dibantu mengenai anggaran pembuatan taman tematik.

Camat Sepatan Timur Asep Nurman mengatakan, pembuatan taman tematik tersebut rencananya akan dibuat di Desa Jatimulya. Nantinya, taman tematik tersebut akan dilakukan sebagai daya tarik wisatawan dan juga masyarakat sekitar.

“Pembahasan taman tematik tersebut dihadiri oleh Bappeda kabupaten Tangerang, jadi rencana tersebut akan diketahui oleh Bappeda dan akan dibantu mengenai prosesnya,”ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (15/12).

Asep menambahkan, bahwa taman tematik tersebut tidak hanya untuk wisata, melainkan juga untuk bisa meningkatkan perekonomian masyarakat yang mengembangkan UMKM mereka.

“Di kampung Tematik tersebut nantinya, kita ingin ada pemberdayaan masyarakat. Jadi, bukan hanya sekedar untuk wisata melainkan ada pergerakan perekonomian masyarakat,”paparnya.

Ia menjelaskan, nantinya masyarakat juga akan dibantu pelatihan oleh pihak kecamatan mengenai pemberdayaan masyarakat, jadi mereka setelah dapat ilmunya akan bergerak sendiri.

“Kita akan berikan pelatihan, jadi masyarakat bisa mengembangkan potensi mereka. Yang kita mau, di kampung tematik tersebut masyarakat bisa terus bertumbuh dari sisi perekonomian,”ungkapnya.

Sementara itu, Kasubbid Ekonomi Bappeda Kabupaten Tangerang Sugih Suryagalih menjelaskan, rencana taman tematik tersebut sudah dibahas. Tinggal bagiamana nanti pelaksanaannya saja, Bappeda dalam hal ini membantu konsep taman tematik yang dibuat pihak Kecamatan Sepatan Timur.

“Kita hadir untuk membantu konsep, jadi tidak hanya sebagai taman saja. Melainkan, ada juga pengembangan potensi wilayah dan masyarakat agar taman tematik tersebut tetap ada,”tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here