Home HUKUM ‘Panggil Saja Saya Tito’

‘Panggil Saja Saya Tito’

0
SHARE

JAKARTA-Kapolri Jenderal Tito Karnavian dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kepolisian STIK-PTIK, Studi Strategi Kajian Kontra Terorisme, dengan gelar profesor, tepat di hari ulang tahunnya ke-53, Kamis (26/10). Menurut Tito, gelar jenderal ataupun profesor merupakan tanggung jawab, bukan suatu hal yang harus dibanggakan.

Saat ditanya akan lebih senang dipanggil jenderal atau profesor, Tito menjawab lebih bangga dipanggil dengan nama saja. “Panggil saja saya Tito, yang lainnya hanya gelar,” ujarnya. Ia menegaskan dirinya sebagai pimpinan kepolisian akan loyal pada perintah negara dan akan mengayomi seluruh bawahannya.

Begitu juga ketika disinggung soal dunia politik, Tito mengatakan dirinya sama sekali tidak tertarik untuk terjun ke dunia politik. “Saya mau mengabdi dan berpikir untuk melayani masyarakat, saya lebih mencintai dunia pendidikan,” pungkas pria kelahiran Palembang 26 Oktober 1964 itu.
Ketua DPR RI Setya Novanto yang turut menghadiri acara pengukuhan tersebut menyampaikan ucapan selamat kepada Tito. Novanto mengaku bangga atas prestasi keilmuan yang diraih Tito. Dia tidak kaget dengan gelar profesor dan guru besar yang disabet putra Palembang itu.

Menurut Novanto, Tito merupakan sosok yang cerdas dan genius. “Terbukti beliau juga mendapatkan gelar doktor dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura di bidang Kajian Strategis Ilmu Politik Internasional. Aktif memberikan kuliah umum dan menjadi pembicara di berbagai kampus dalam dan luar negeri. Bahkan, diundang khusus oleh negara-negara sahabat untuk berbagi ilmu dan pengalaman” ujar Novanto.

Menurut Novanto, pengalaman Tito dalam menangani terorisme sudah tak perlu diragukan lagi. Ia selalu sukses dalam berbagai penempatan tugas seperti Kepala Detasemen Khusus 88 Anti Teror, Deputi Penindakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kapolda Papua, Asisten Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran, Kapolda Metro Jaya, dan Kepala BNPT.

Dia berharap pengukuhan itu membuat kazanah keilmuan bidang kepolisian semakin terbuka dan mengikuti perkembangan dunia pendidikan internasional. Ini juga menjadi bukti kesuksesan kepolisian dalam mencegah dan memberantas terorisme.

“Saya yakin, pengukuhan guru besar bukanlah akhir perjalanan akademik keilmuan Tito. Beliau akan terus menjadi praktisi sekaligus akademisi yang cemerlang. Sehingga, berbagai langkah, tindakan, maupun kebijakan yang diambilnya sebagai praktisi, selalu dilandasi dengan analisis akademik yang kuat. Saya menaruh kebanggaan dan kehormatan kepada Tito” kata Novanto. (jpnn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here