Home TANGERANG HUB Dua Kelurahan di Batuceper Belum Terapkan PHBS

Dua Kelurahan di Batuceper Belum Terapkan PHBS

0
SHARE
NGEJRENG: Jalan konblok di halaman kantor Kecamatan Batuceper terlihat menarik dengan warna cat yang mecolok. FOTO: Ramzy/Tangerang Ekspres

BATUCEPER — Kecamatan Batuceper melakukan pembina di dua kelurahan agar melaksanakan program Kampung Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dua kelurahan tersebut yakni, Kelurahan Batuceper dan Poris Gaga Baru.

Menurut Camat Batuceper Nurhidayatullah, dua kelurahan itu sedang dalam pemantauan, terutama masyarakatnya melalui gotong royong. Karena warga dua kelurahan tersebut masih terlihat berprilaku kurang bersih.

“Program PHBS di dua kelurahan itu terus kami pantau, diharapkan warga dapat membudayakan perilaku hidup sehat dan bersih sehari-hari mereka,” ucap Nurhidayatullah.

Ia mengatakan, dengan adanya program Kampung PHBS ini, bisa mencerminkan kehidupan di dua kelurahan tersebut serta memiliki kepedulian, seperti membersihkan sampah, peduli lingkungan dan lainnya. Karena dengan program ini bisa terwujud kemandirian warga dalam menciptakan keluarga sehat yang berkualitas.

“Mau kami sih sehat semua, tapi kalau masyarakatnya saja ogah bersih-bersih sama aja, maka itu kami akan terus melakukan pemantauan terhadap dua kelurahan ini. Kami tidak akan tinggal diam karena program ini penting buat masyarakat. Insya Allah kalau lingkungan kita bersih, kita pun juga akan sehat,” tuturnya.

Terpisah, Lurah Poris Gaga Baru Syarifudin mengaku akan terus mengingatkan masyarakat pentingnya Kampung PHBS.  “Kami akan ubah kampung kita sendiri lewat program ini, karena kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaga dan membersihkan kampung. Karena kalau kampung bersih dan sehat, warga sendiri yang merasakan,” kata Syarifudin.

Ia menambahkan, pemerintah akan terus melakukan Kampung Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di wilayahnya tersebut. Menurutnya, selain untuk kesehatan, PHBS ini juga untuk melakukan penataan wilayah yang kumuh menjadi layak huni.

Pihaknya juga akan terus menggalakan kerja bakti dan bergotong royong membersihkan dan membangun lingkungan yang semula kumuh menjadi hijau, bersih dan sehat.

“Saya akan terus mengingatkan warga, bahwa Kampung PHBS merupakan cermin masyarakat yang memiliki sifat gotong royong dan peduli lingkungan. Secara pribadi saya ingin mewujudkan masyarakat memiliki sifat gotong royong, seperti cerminan dari arti PHBS itu sendiri,” tutupnya.(Mg11)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here