Home TANGERANG HUB Pemkab Tinjau Situ Kelapa Dua

Pemkab Tinjau Situ Kelapa Dua

0
SHARE
TINJAU SITU: Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Slamet Budhi Mulyanto (dua dari kiri) meninjau Situ Kelapa Dua dalam rangka persiapan Porprov V Banten, Rabu (25/7). FOTO: Rahmat/Tangerang Ekspres

KELAPA DUA – Jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Banten, segala persiapan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Termasuk penataan Situ Kelapa Dua, yang nanti dijadikan arena lomba cabang olahraga (cabor) dayung.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Mineral (DBMSDA) Kabupaten Tangerang Slamet Budhi Mulyanto mengatakan, Situ Kelapa Dua memang belum diserahterimakan. Namun Pemkab Tangerang selalu berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Memang rencananya cabor dayung dilombakan di Situ Kelapa Dua ini, tetapi belum bisa dipastikan karena belum serah terima. Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari penataan hingga berkoordinasi dengan Kementerian PUPR,” ujar Budhi, saat meninjau Situ Kelapa Dua, Rabu (25/7).

Ia menjelaskan, Pemkab Tangerang dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR telah menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding) pada 2015 terkait pengelolaan situ. Melalui MoU itu, Pemkab Tangerang dapat melakukan penataan situ yang telah diserahterimakan. Sedikitnya, ada 26 situ yang tersebar di Kabupaten Tangerang. Jika tidak dikelola dengan baik, maka luas situ-situ tersebut menyusut.

“Situ merupakan sumber air baku, bisa untuk mengatasi kekeringan saat kemarau, mengatasi banjir saat hujan, serta bisa menjadi pusat perikanan, serta pusat pariwisata. Selain itu, pengelolaan situ termasuk melakukan pengamanan kekayaan negara yang ada di Kabupaten Tangerang,” jelas Budhi.

Secara khusus Situ Kelapa Dua, Pemkab Tangerang berencana agar menjadi salah satu tempat pemberdayaan olahraga seperti dayung. Namun sebelum dilakukan serah terima, tidak bisa belanja modal karena belum menjadi aset Pemkab Tangerang. Budhi mengatakan, dahulu Situ Kelapa Dua memiliki luas sekitar 36 hektare.

“Tetapi saat ini tinggal sekitar 15 hektare. Pemkab tidak bisa apa-apa karena masih kewenangan pusat. Jika sudah diserahkan dan menjadi aset, maka akan dikelola dan ditata sedemikian rupa. Seperti Situ Cilongok Pasar Kemis,” pungkas dia. (mg-3/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here