Home TANGERANG HUB Bawaslu Banten Diklat di Grup 1 Kopassus

Bawaslu Banten Diklat di Grup 1 Kopassus

0
SHARE
DIKLAT BERKARAKTER : Zulpikar (berkaca mata) memegang seekor ular sebagai simbol keberanian dalam membuat keputusan yang cepat dan tepat, di Grup 1 Kopassus, belum lama ini. FOTO: Bawaslu Kab Tangerang for Tangerang Ekspres

TIGARAKSA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (diklat), di Grup 1 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, Kota Serang. Berlangsung tiga hari berturut-turut, 12-14 Oktober 2018.

Diklat Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan dan Soliditas Pengawas Pemilu Yang Berkarakter itu, diikuti seluruh komisioner berikut koordinator sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Provinsi Banten. Adapun materi disampaikan langsung pihak internal Grup 1 Kopassus. Diantaranya pengenalan baris berbaris, caraka malam, serta motivasi dan kepemimpinan lapangan.

Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Tangerang Zulpikar mengatakan, kegiatan tersebut sangat bagus dilaksanakan. Sebab metode yang digunakan sangat baik untuk menimbulkan kerja sama tim, sportivitas, keberanian, kejujuran, integritas, dan menumbuhkembangkan nilai-nilai kecintaan pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Semua itu sangat dibutuhkan bagi penyelenggara pemilu, lebih khusus bagi Bawaslu,” ujar Zulpikar saat berbincang kepada wartawan, di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tangerang, Senin (15/10).

Dia menyebutkan, Bawaslu kabupaten/kota merupakan lembaga yang baru, di mana sebelumnya bersifat ad hoc. Namun kini berubah menjadi lembaga yang permanen. “Tentu dengan perubahan status ini harus ada peningkatan kapasitas para komisionernya,” tandas Zulpikar.

Menurutnya, metode yang diterapkan pada diklat tersebut sangat bagus dan sangat cocok untuk kebutuhan Bawaslu. Dalam materi kepemimpinan yang sangat ditonjolkan adalah betapa pentingnya disiplin. Zulpikar menyebutkan, disiplin merupakan kunci dari sukses atau tidaknya sebuah pekerjaan.

“Begitu juga bagi Bawaslu kabupaten/kota. Saya pikir tidak mungkin kita sebagai pengawas pemilu bisa sukses melakukan pengawasan semua tahapan pemilu jika tidak disiplin,” pungkas dia. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here