Home NASIONAL Approval Tuntas, Surat Suara Segera Dicetak

Approval Tuntas, Surat Suara Segera Dicetak

0
SHARE
Ketua KPU RI Arief Budiman (tengah) beserta perwakilan parpol berfoto sambil memperlihatkan validasi dan approval surat suara anggota DPR RI, Serta surat suara Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu tahun 2019 di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (4/12).Validasi dan approval dilakukan untuk memastikan penulisan nama dan foto peserta pemilu sebelum dicetak. FOTO: Miftahulhayat/Jawa Pos

JAKARTA-Rangkaian validasi surat suara Pemilu 2019 berakhir kemarin (4/2). Secara serentak, kemarin KPU melaksanakan validasi dan approval (persetujuan) surat suara yang akan dicetak. Rata-rata caleg meminta perubahan untuk melengkapi gelar atau bahkan nama alias di kolom nama mereka. Sebab, nama alias itu yang saat ini lebih dikenal daripada nama asli.

Dalam kegiatan approval di ruang sidang utama KPU itu, perwakilan kedua paslon presiden-wakil presiden dan 14 partai hadir. Setiap partai menandatangani 80 dummy, sesuai dengan jumlah dapil pemilu legislatif. Dua partai, yakni Garuda dan PKPI, urung hadir dalam kegiatan tersebut. ”Nanti kami konfirmasi. Kami minta hadir meskipun terlambat,” ujar Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi seusai penandatanganan. Validasi sendiri sudah berlangsung Desember lalu sehingga kemarin tinggal penandatanganan approval.

Permintaan perbaikan didominasi para caleg yang meminta ada penyesuaian untuk nama dan gelar mereka. ”Prinsipnya, pencantuman nama calon di dalam surat suara harus sesuai dengan nama di KTP,” lanjutnya. Penambahan atau pengurangan dalam komponen nama itu boleh dilakukan sepanjang memiliki bukti hukum. Misalnya, bila meminta tambahan gelar akademik, harus ada bukti berupa ijazah. Perubahan nama, misalnya, harus menyertakan penetapan pengadilan bahwa nama yang digunakan saat ini memang nama baru.

Ada pula yang meminta nama julukan atau nama bekennya dicantumkan. Beberapa artis sempat mengajukan tambahan nama beken tersebut.

”Kan sering nama aslinya apa, nama bekennya apa. Itu juga harus ada penetapan pengadilan,” jelas pria kelahiran Semarang tersebut tanpa mau menyebut siapa caleg artis yang meminta tambahan nama beken. Bila tidak bisa menyertakan bukti hukum, penambahan atau pengurangan unsur nama tidak akan diakomodasi.

Jadwal produksi sendiri molor sekitar dua pekan. Rencananya, produksi baru dilakukan pada pertengahan bulan ini. Sementara pertengahan Maret sudah harus selesai beserta distribusinya. Sebab, kontrak produksi surat suara itu sudah satu paket dengan distribusinya hingga ke KPU kabupaten/kota.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here