Home OLAHRAGA Kejuaraan Altraz Cup 2019, Bangun Kekompakan tim Pra PON Banten

Kejuaraan Altraz Cup 2019, Bangun Kekompakan tim Pra PON Banten

0
SHARE
AKURASI PUKULAN: Atlet softball Banten menjalani latihan memukul untuk mematangkan akurasi pukulan di Lapangan Softball Sport Center Kelapa Dua.

PENGURUS Provinsi (Pengprov) Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Banten tengah berkemas menyambut kejuaraan softball antar klub se-Pulau Jawa Altraz Cup 2019. Kejuaraan ini akan berlangsung di Alam Sutera Tangerang Selatan, pada 20 hingga 27 Januari tahun ini.

Bendahara Pengprov Perbasasi Banten, Asep Saiful Hakim mengatakan, pihaknya tidak mengusung target tinggi pada kejuaraan yang diselenggarakan oleh klub softball Altraz tersebut. Keikutsertaan atlet Banten pada ajang itu, lebih cenderung untuk membenahi persiapan menuju Pra Pon 2019.

“Kita tidak punya target untuk juara disana. Karena intinya bagi kami, ajang itu kami gunakan sebagai proses menyeleksi atlet untuk yang diberangkatkan pada Pra Pon 2019,” ujar Asep saat dihubungi Radar Banten, Jumat (18/1).

Diakui Asep, kejuaraan antar klub itu difungsikan oleh Perbasasi Banten untuk menilai permainan calon atlet yang mengisi tim inti Pra PON 2019. “Intinya agar pemain yang masih dari perwakilan kota dan kabupaten ini bisa berjuang dan membentuk kekompakannya. Kita anggap sebagai try out dan untuk menambah jam terbang,” tuturnya.

Kejuaraan antar klub di Tangerang Selatan itu, digelar sebagai rangkaian peringatan hari jadi Atlas Klub ke-12 tahun. Pesertanya dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Pengprov Perbasasi Banten, dan tuan rumah yakni Atlas Klub. Perbasasi Banten mengirimkan dua tim pada kejuaraan ini.

“Kita mengirimkan Banten Hijau dan Banten Kuning, jadi dibagi menjadi dua tim. Setiap tim masih diisi oleh 30 orang, jadi nanti saat kejuaraan usai digelar akan kami ciutkan menjadi 20 orang. Agar kami bisa segera menjalankan Pelatda (Pelatihan daerah),” ucapnya.

Asep menjelaskan untuk tim putra tahapan seleksi daerah (selekda) sudah dijalankan sejak sepekan terakhir, untuk tim putri akan dimulai awal Februari. Tujuh Pengcab kabupaten daan kota di Banten mengirimkan atletnya untuk diseleksi. Hanya Kota Serang yang masih bergeming, lantaran kepengurusannya belum terbentuk.

“Meski masih selekda, tetapi kami tetap fokuskan agar para atlet ini ikut latihan setiap Sabtu dan Minggu. Karena agar tidak mepet Pelatdanya. Karena seleksi akhir untuk tim Pra Pon 2019 ini, kita rencanakan bisa selesai sebelum Mei. Jadi seleksi dan pelatda jalan beriringan,” katanya. (apw/jpg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here