Home BANTEN Pembukaan MTQ ke XVI Spaktakuler, Umat Muslim Tak Boleh Gaptek

Pembukaan MTQ ke XVI Spaktakuler, Umat Muslim Tak Boleh Gaptek

1
SHARE
MEGAH: Panggung megah menggunakan teknologi mutakhir menjadikan pembukaan MTQ XVI Banten di Kota Tangerang spektakuler. FOTO: Abdul Azis/Tangerang Ekspres

TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang dipercaya menjadi tuan rumah MTQ ke XVI tingkat Provinsi Banten, yang diikuti 494. Para khafilah tersebut nantinya akan mengikuti sejumlah lomba. Pembukaan dihadiri Gubernur Banten Wahidin Halim bersama Wakil Gubernur Andika Hazrumy dan juga para Walikota dan Bupati yang ada di wilayah Banten.

Pada kesempatan tersebut Wahidin Halim mengatakan, perlombaan MTQ adalah sebagai cerminan warga Banten. Di mana banyak santri dan juga ribuan ulama. Bahkan kerajaan Islam terbesar juga berada di Banten. “Perlombaan MTQ ini harus dipertahankan, karena memang sebagai identitas kita, di mana Islam terbesar ada di Provinsi Banten. Untuk itu harus dipertahankan,” ujarnya. Wahidin menambahkan, tahun lalu Banten kalah oleh Jakarta saat MTQ nasional di Medan. Tetapi, ia optimis untuk MTQ nasional yang akan datang bisa merebut kemenangan. “Tahun ini saya akan buktikan bahwa Banten bisa mendapatkan juara umum pada MTQ tingkat nasional,”ungkapnya.

Ia berharap kepada warga seluruh warga Banten untuk tidak meninggalkan kewajiban sebagai umat Islam. Di mana saat ini kata dia, banyak generasi muda yang meninggalkan pengajian dan lebih mementingkan teknologi seperti gadget dan sejenisnya. Untuk itu, ia meminta kepada orangtua dan para kaum milenial untuk bisa mengembalikan identitas Islam yang diajarkan para pendahulu.

Gubernur Banten Wahidin Halim (dua dari kanan), Wakil Gubernur Andika Hazrumy (kiri) dan Walikota Tangerang R. Arief Wismansyah (tiga dari kanan) menabuh bedug sebagai tanda dimulainya MTQ.

“Coba lihat saat ini kaum milenial, sudan jauh akan kaidah Islam, saat ini lebih mementingkan main HP. Bahkan banyak anak-anak muda lupa akan membaca Alquran, ketika diberi cobaan seperti bencana tsunami barulah ingat bahwa Allah itu sangat dekat,” ungkapnya. Di kesempatan yang sama, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan pembukaan MTQ kali ini sengaja dibuat mewah.

Pasalnya, pelaksanaan MTQ telah dipersiapkan secara matang. Itu tergambar dari inovasi baru tampilan talent yang didukung dengan peralatan serba canggih dan mutakhir. “Pembukaan yang berjalan dengan baik, semoga hingga akhir acara pelaksanaannya menggembirakan. Mari kita menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut dan melayani khafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Banten,” kata Arief.

Arief menyebutkan, MTQ XVI ini untuk bertujuan memperkuat ukhuwah Islamiyah masyarakat Banten terutama Kota Tangerang untuk menjaga kesatuan Indonesia. “Kota Tangerang bisa jadi tuan rumah MTQ, yang juga kegiatan sebagai syiar kegiatannya Islam terbesar di Banten. Dengan harapan memperkuat ukhuwah islamia dan memperkuat Indonesia,” kata Arief. Menggunakan teknologi terkini dalam pembukaan pun, kata Arief, untuk memunjukan bahwa sebagai umat muslim tidak boleh gagap teknologi (Gaptek). “Kita ingin menonjolkan bahwa Islam itu harus maju, menguasai teknologi, apa lagi di era milenial sekarang,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. Menurutnya, MTQ kali ini bukan hanya sebagai ajang perlombaan, melainkan ini adalah sebuah proses pembelajaran proses edukasi untuk masyarakat agar senang membaca Alquran. “Untuk Khafilah perwakilan Tangsel selamat berlomba, jangan gugup, berusaha samaksimal mungkin berikan yang terbaik untuk Tangsel. Semoga apa yang telah dilakukan hasilnya baik, kita hanya berusaha yang menantukan Allah SWT,”tutupnya. Acara pembukaan MTQ ke XVI ditutup dengan penampilan band Wali dengan membawakan lagu religinya untuk menghibur para penonton yang datang di halaman parkir Puspemkot. (mg-9)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here