Home NASIONAL Banjir Bengkulu, 15 Orang Meninggal

Banjir Bengkulu, 15 Orang Meninggal

0
SHARE
BANJIR BENGKULU: Foto udara kendaraan melintasi kawasan terdampak banjir di Pinggiran Sungai Bengkulu, Bengkulu, Sabtu (27/4/2019). FOTO: Antara Foto/David Muharmansyah/pras.

BENGKULU — Korban meninggal akibat bencana banjir dan longsor di Provinsi Bengkulu bertambah menjadi 15 orang. Korban terbanyak terdapat di Kabupaten Bengkulu Tengah sebanyak 10 orang.

“Kami menyampaikan jumlah korban jiwa saat ini ada 15 orang dengan jumlah terbanyak berasal dari Bengkulu Tengah,” kata kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Rusdi Bakar, Minggu (28/4).

Sementara itu, lima korban lainnya berasal dari Kota Bengkulu tiga orang dan Kabupaten Kepahiang berjumlah dua orang. Sedangkan lima orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Menurutnya data korban jiwa dan yang hilang terus diperbarui petugas dari lapangan yang tersebar di sembilan kabupaten dan kota. Selain belasan korban jiwa, BPBD juga memantau sebanyak 13 ribu jiwa warga di daerah ini terdampak banjir dan longsor yang terjadi sejak Jumat (26/4) di mana 12 ribu orang dinyatakan sedang dalam pengungsian.

Rusdi mengatakan, pihaknya juga sudah menurunkan seluruh tim di kabupaten dan kota untuk membantu warga terdampak banjir dengan menyediakan tim pencari dan penyelamat hingga penyaluran bantuan dan pendirian dapur umum. Penanggulangan bencana yang melanda hampir seluruh wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu, dikomandoi BPBD Provinsi Bengkulu dengan markas koordinasi di Kantor BPBD di Jalan P Natadirja Kilometer 7 Kota Bengkulu.

Menurut Rusdi, masyarakat yang ingin memberikan dukungan berupa bantuan pakaian dan makanan juga dapat menyerahkan bantuan ke posko penanggulangan bencana tersebut. Sebelumnya BPBD juga telah merilis sejumlah ruas jalan rusak dan terputus akibat banjir dan longsor di wilayah ini hingga memutuskan jalur antardesa bahkan jalan nasional menghubungkan Bengkulu dengan Sumatra Selatan dan Lampung.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah pengungsi banjir yang terjadi di sembilan kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu pada Sabtu (27/4) lalu telah mencapai 12 ribu orang. Makanan hingga peralatan bayi menjadi kebutuhan paling mendesak bagi para pengungsi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan jumlah korban terdampak banjir Bengkulu sebenarnya mencapai 13 ribu orang. Namun, seribu di antaranya tidak menginap di pos pengungsian. Sementara jumlah korban meninggal sebanyak 10 orang, delapan orang hilang, dua orang luka berat, dan dua orang luka ringan.

“Data dampak bencana ini dapat bertambah mengingat belum semua lokasi bencana dapat dijangkau,” kata Sutopo dalam keterangan tertulis, Minggu (28/4).

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat tetap waspada karena potensi hujan berintensitas tinggi masih ada. Meski, banjir sudah mulai surut di beberapa titik di Bengkulu. Lebih lanjut ia mengatakan beberapa kebutuhan mendesak bagi para pengungsi, yaitu makanan siap saji, peralatan bayi, selimut, air bersih, lampu darurat, peralatan rumah tangga untuk membersihkan lingkungan, sanitasi, tenda pengungsian, perahu karet, hingga tenaga relawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here