Home TANGERANG HUB Masifkan Pencegahan Korupsi, KPK Minta Tambahan Anggaran

Masifkan Pencegahan Korupsi, KPK Minta Tambahan Anggaran

0
SHARE

JAKARTA-Komisi III DPR mulai membahas anggaran 2020 dengan mitra kerja. Salah satunya dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah itu mengajukan anggaran Rp 1,4 triliun. Angka tersebut lebih besar daripada pagu anggaran yang ditetapkan pemerintah.

Anggaran untuk KPK dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) di komisi III kemarin (12/6). Hadir dalam pertemuan itu Ketua KPK Agus Rahardjo, Deputi Pencegahan Pahala Nainggolan, dan beberapa pejabat lainnya.

Agus mengatakan, pada tahun anggaran 2020, pagu anggaran KPK hanya Rp 828,17 miliar. Anggaran itu tidak jauh berbeda dengan tahun ini Rp 813,45 miliar. KPK menganggap anggaran tersebut tidak mencukupi untuk operasional 2020. KPK pun mengajukan penambahan anggaran dari pagu yang sudah ditetapkan. Menurut dia, KPK mengajukan tambahan anggaran Rp 580,14 miliar. Jika ditotal, anggaran yang diajukan KPK untuk 2020 sebanyak Rp 1,408 triliun. ’’Pegawai KPK semakin banyak sehingga kami ajukan tambahan,’’ terang dia.

Tambahan anggaran Rp 580,14 miliar itu akan digunakan untuk gaji plus tunjangan pegawai Rp 194,14 miliar dan kebutuhan layanan operasional dasar perkantoran Rp 86,52 miliar. Selain itu, lanjut Agus, dana tambahan tersebut akan dimanfaatkan untuk perluasan pendampingan koordinator dan supervisi penindakan (korsupdak) serta koordinator dan supervisi pencegahan (korsupgah) di 542 pemda serta 85 kementerian dan lembaga. ’’Supaya pencegahan semakin masif,’’ kata Agus.

Saat ini KPK membentuk sembilan koordinator wilayah. Satu wilayah meliputi dua provinsi. Menurut pejabat asal Magetan itu, personel di wilayah tersebut masih sangat minim. KPK membutuhkan banyak pegawai untuk memperkuat koordinator wilayah. Selain untuk pendampingan, tambahan anggaran diperuntukkan survei penilaian integritas, percepatan penanganan perkara, serta pengembangan infrastruktur teknologi dan informasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here