Home TANGERANG HUB Pengajuan Blanko E-KTP Belum Terealisasi

Pengajuan Blanko E-KTP Belum Terealisasi

0
SHARE
MENUMPUK: Antrean warga cukup ramai pasca libur lebaran di depan loket pelayanan Disdukcapil Kabupaten Tangerang, Kamis (13/6). FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

TIGARAKSA – Seminggu pasca lebaran pelayanan kependudukan Dinas Penduduk dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang diserbu warga. Mereka mengantre mulai di depan loket pelayanan hingga di kursi tunggu.

Kepala Disdukcapil Syafrudin mengatakan, sudah mengajukan penambahan dan permintaan blanko Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik kepada Kemendagri. Menurutnya antrean pasca lebaran wajar dikarenakan warga sudah mulai kembali beraktivitas.

“Rutin pemkab mendapat kuota blanko sebanyak 500 keping. Ia mengungkapkan kuota blanko masuk kewenangan pemerintah pusat yang disesuaikan dengan kebutuhan di daerah,” ujarnya, Kamis (13/6).

Sementara, Kepala Bidang Pendaftaran Disdukcapil Azni mengatakan, kuota sebanyak 500 keping blanko E-KTP tidak cukup. Apabial dibagi untuk 29 kecamatan dimana per kecamatan hanya mendapat jatah 17 keping per sekali kirim dari pusat.

“Dibagi rata saja per kecamatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan. Ketika dapat hari ini nanti besok juga langsung habis. Sementara masih banyak yang belum kebagian,” ujarnya.

Sedangkan untuk pelayanan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Surat Pindah Domisili serta pelayanan kependudukan lainnya tidak mengalami gangguan. Hanya saja hingga saat ini ketersediaan blanko E-KTP masih kosong.

“Pokoknya kalau habis langsung mengajukan, namun tidak tahu ini blanko bisa tersendat. Kita mengajukan bisa tiap hari namun dikirim hanya seminggu sekali. Hanya KTP saja tersendat karena kosong. Sementara kita tidak dapat menampung stok blanko di sini,” tukasnya.

Antrean warga memang tidak sampai risuh. Namun beberapa terlihat kecewa saat mengetahui blanko E-KTP tidak tersedia. Mereka tidak menyangka usai libur lebaran pemerintah dinilai kurang siap dalam melayani kebutuhan blanko.

Sementara itu, salah seorang warga Balaraja Abdul Rohman, mengaku kecewa karena setelah seharian melakukan antre untuk membuat E-KTP pulang dengan tangan hampa. Rohman mengaku, kebutuhan pembuatan E-KTP sangat mendesak, mengingat ia sangat membutuhkan E-KTP untuk keperluan pembuatan rekening bank.

“Saya sudah paksa untuk cuti karena memang mau urus KTP yang hilang. Ini malah habis, saya tidak habis pikir kalau keadaan tersendat begini bagaimana urusan saya bisa selesai. Sedangkan segala sesuatu saat ini membutuhkan E-KTP,” ujar Rohman. (mg-10/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here