Home TANGERANG HUB Tahun Depan Bedah 310 Rumah

Tahun Depan Bedah 310 Rumah

275
0
SHARE

SERPONG UTARA-Untuk meningkatkan kesejahteraan warga Tangsel, Pemkot Tangsel melalui Dinas Perumahan, Kawasan Prmukiman dan Pertanahan (Pekimta) tengah merelisasikan program perbaikan Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTHL). Di 2020, Dinas Perkimta Tangsel menargetkan akan memperbaiki rumah tak layah huni sebanyak 310 rumah.

Plt Kepala Dinas Perkimta Teddy Meiyadi mengatakan, di tahun ini pihaknya melakukan 205 rumah yang tak layak huni. Sebanayak 172 rumah sudah 100 persen selesai dan dihuni oleh peenrima kegiatan RUTHL.

“Sisanya 33 akan selesai November,” katanya usai meresmikan rumah milik Adah Rosadah warga Pakulonan RT 4/4, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel, Selasa (15/10).

Selanjutnya, Pemkot Tangsel menargetkan akan memperbaiki 310 rumah di tujuh kecamatan masuk dalam kegiatan RUTHL di 2020. Jumlah tersbeut, kata dia, sudah di masukan dalam APBD Murni 2020. “Dari 310 itu saya lihat lagi kerusakannya,” ucapnya.

Dalam merealisasikan itu, pihaknya sudah mengusulkan ke DPRD. Untuk anggaran, sambung dia, satu rumah diberi alokasi sama dengan 2019, yakni Rp 70 juta untuk satu rumah. “Di 2020 sekitar 20 miliar untuk RUTHL,” tambahnya.

Dari 310 rumah yang akan diperbaiki, kemungkinan paling banyak tidak jauh berbeda dengan tahun ini. Paling banyak, kata dia, di Kecamatan Ciputat, Pondok Aren dan Pamulang. Menurutnya, hal tersebut identik dengan dengan jumlah penduduknya.

Rencannaya perbaikan rumah tak layak huni tersebut dimulai pada Januari 2020. Sementara pengerjaan bekerjasama dengan Badan Keswadayaan Masayarakat (BKM) di setiap keluarahan yang bersangkutan. Dia memastikan, pihaknya mampu menuntaskan program tersebut tepat waktu.

“Sesuai dengan pengalaman tahun ini dan tahun lalu, kia bisa tepat waktu, kalau bekerjasama dengan masyarakat. Jadi tidak perlu melalui proses lelang dan sebagainya. Nanti akan ada SK wali kota surat penetapan penerima,” tuturnya.

Dia menuturkan, beradasrkan kebijakan Pemkot Tangsel di tahun depan, kewenangan perbaikan rumah-rumah yang rusak ringan ada di lurah dan camat warga setempat. Dirinya ingin Dinas perkimta menjadi contoh pada 2020 OPD yang menyerahkan kewenanagan di camat dan lurah. “Nanati yang rusak ringan kita delegasikan kepada camat dan lurah,” imbuhnya.

Penerima manfaat Adah Rosadah mengungkapkan penantian bedah rumah sejak 2018, dan direnovasi pada bulan puasa kemarin. “Alhamdulillah, saya diusulkan di 2018, tahun 2019 dibangun dan pembangunanya hanya satu bulan, dan hasilnya Alhamdulillah saya senang banget,” ungkap janda beranak satu ini.

Adah mengatakan, rumahnya memiliki luas tanah 300 meter namun yang dibangun 30 meter dengan kamar tidur dua, “Alhamdulillah, sekarang saya bisa tenang untuk beribadahnya, waktu kemarin mau tahajud bangun kebocoran dan lainnya, sekarang dengan dibangun menjadi bagus, saya lebih semangat untuk solat malam,” ungkap Adah saat ditemui selepas peresmian bedah rumah.

Adah pun tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Tangsel yang sudah membuat rumahnya menjadi bagus. “Terima kasih Pak Lurah, Pak Camat, Ibu walikota sudah bangun rumah saya menjadi bagus,” ujarnya.

Camat Serpong Utara Bani Khosyatullah menjelaskan, renovasi atau bedah rumah ini merupakan bentuk kehadiran Pemkot yang dirasa sangat bermanfaat untuk warganya. “Kita doakan pimpinan kita selalu diberikan kesehatan, sehingga tetap komit dan konsisten dalam menyelesaikan tugasnya untuk membangun Tangsel lebih baik lagi,” ungkapnya.

Camat pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah membantu dirinya dalam pembangunan ini, “Ini bentuk partisipasi masyarakat, penyampaian apresiasi melalui pra musrenbang,” katanya.

Kepala Plt Perkimta Teddy Meiyadi menjelaskan, pembangunan rumah tidak layak huni menjadi layak huni di Serpong Utara sebanyak 19 unit, dan itu semua selesai di tahun ini. “Insya Allah di 2020 sebanyak 24 rumah diperbaiki oleh Perkimta,” singkatnya. (mol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here