Home TANGERANG HUB Syarat Jadi Kadis PUPR dan Perkimta, Harus Siap Pusing

Syarat Jadi Kadis PUPR dan Perkimta, Harus Siap Pusing

628
0
SHARE

CIPUTAT-Lelang jabatan untuk posisi kepala 6 Organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Tangsel masuk tahap penelusuran rekam jejak. Pendaftaran lelang jabatan 6 OPD telah dilaksanakan 2-17 Oktober lalu. Saat pendaftaran ditutup panitia seleksi (pansel) menerima 56 berkas pelamar dan yang lolos seleksi administrasi 39 berkas.

Enam jabatan yang dilelang adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, kriteria formal sudah diumumkan oleh pansel, syarat-syaratnya apa saja. “Prinsipnya mereka harus bisa bekerja dan ini akan ketahuan saat wawancara dengan pansel dan ibu walikota dan saya,” ujarnya. Pak Ben (panggilan Benyamin Davnie) menambahkan, keenam OPD yang dilelang sama-sama penting. Namun, untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perkimta memiliki kriterias khusus. Menurutnya, dua ODP ini merupakan dinas teknis dan harus dipimpin oleh orang yang memiliki kemampuan dibidangnya. “Selain memiliki ilmu dibidangnya juga memiliki kemampuan mengatur keuangan dan siap pusing. Karena dua OPD ini juga memiliki anggaran yang besar,” tambahnya.

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel Apendi, mengatakan, 23 pelamar yang lolos seleksi administrasi adalah Aries Kurniawan, Arios Putra Jaya, Mukkodas Syuhada, Ade Suprizal, Dandi Pryantara. Muhamad Saleh Musa, Abdul Aziz, Heru Agus Santoso, R. Sigit Widodo Nugroho, R. Achmad Widijanto, Dedeng Apriyanto Dasa, Fuad, Eki Hediana.

Selanjutnya Oki Rudianto, Yepi Suherman, Arie Bayu Yudhistira, Wawang Kusdaya, Dahlia Nadeak, Abdul Aziz, Farach Richi, Kunti Bratajaya Atmajaningsih, Heru Sudarmanto, Wahyudi Leksono, dan Lisherni. “Dari 23 nama ini ada dua orang ASN luar Kota Tangsel, yakni R. Achmad Widijanto (Kepala BPS Kota Tangsel) dan Farach Richi (Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Serang),” tambahnya. Masih menurutnya, R. Achmad Widijanto melamar untuk Dinas Kominfo dan Bappeda Kota Tangsel. Sedangkan Farach Richi hanya melamar Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah.

“Yang lolos seleksi administrasi ada 39 berkas dengan jumlah pelamar 23 orang. Karena, satu orang boleh memilih dua jabatan,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (22/10). Apendi menuturkan, rekam jejak yang dilakukan 22 Oktober sampai 1 November dilakukan untuk melihat sejauh mana kepribadian, perilaku pekerjaan. Salah satu caranya adalah dilakukan survei ke atasan OPD tempatnya mengabdi, pernah memiliki kasus atau tidak dan lainnya.

“Lelang jabatankan boleh diikuti dari ASN dari seluruh Indonesia asalnya syaratnya mencukupi,” tuturnya. Sementara itu, untuk calon Kepala Diskominfo, Apendi mengatakan harus memiliki kemampuan IT. Harus bisa melakukan inovasi karena sekarang Pemkot Tangsel banyak menggunakan aplikasi dalam pelayanan. “Ini semua akan terlihat dari hasil rekam jejak, assessment, pembuatan makalah dan lainnya,” tuturnya.
(bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here