Home TANGERANG HUB Silatpro, Daftar Pelatihan Cukup Via Web

Silatpro, Daftar Pelatihan Cukup Via Web

0
SHARE
PROYEK PERUBAHAN: Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Kerja pada Disnaker Kota Tangsel Siswanto, menunjukkan aplikasi yang dibuat sebagai proyek perubahannya, kemarin. FOTO: Endang Sahroni/Tangerang Ekspres

SERPONG UTARA-Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Tangsel terus berlomba membuat terobosan. Termasuk, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker). Dinas ini, tengah merancang aplikasi berbasis website untuk memudahkan warga dalam mendapatkan pelayanan Disnaker.

Adalah Sistem Informasi Pelatihan dan Produktivitas (Silatpro). Lewat aplikasi itu, warga yang ingin mendaftarkan diri sebagai peserta pelatihan bisa mendaftar dengan cara online.

Kabid Pelatihan dan Produktivitas Kerja pada Disnaker Kota Tangsel, Siswanto mengungkapkan, aplikasi itu dibuat menyatu dengan website Disnaker Kota Tangsel. Konten palikasinya, baru berisi fungsi dari bidang pelatihan dan produktivias tenaga kerja.

“Di dalamnya ada informasi pelatihan, informasi pemagangan, registrasi lembaga pelatihan kerja (LPK), dan laporan LPK ke Disnaker,” kata Siswanto, di ruang kerjanya, kemarin.

Ia mencontohkan, manfaat dari keberadaan website itu, salah satunya bisa memudahkan warga yang akan mendapatkan pelatihan ketenagakerjaan dari Disnaker Kota Tangsel. Misalnya, warga ingin mengetahui jumlah pelatihan yang akan diselenggarakan oleh Disnaker, maka ia cukup membuka di website tersebut.

Selain itu, di web ini juga calon peserta bisa mendaftarkan diri sebagai peserta. Calon peserta, bisa melakukan pendaftaran via website tersebut. Sehingga, waktunya bisa lebih efisien.

“Contoh, jenis pelatihannya apa, kuotanya berapa, termasuk pendaftarannya bisa dilakukan di situ. Nanti, ada formulir pendaftaran bisa diisi dan langsung dikirim,” paparnya.

Nanti, kata Siswanto, petugas admin yang ada di Disnaker akan melakukan pengecekan seberapa banyak peserta yang sudah mendaftar, untuk kemudian dilanjutkan ke tahap seleksi calon peserta.

“Yang masuk seleksi calon peserta nanti warga Kota Tangsel. Karena aplikasi akan menolak ketika dia sudah peenah ikut, atau ketika tidak ber-KTP Tangael,” imbuhnya.

Sebelum ada aplikasi ini, kata Siswanto, proses pendaftaran dilakukan secara manual. Ini tentu saja cara lama, karena prosesnya masih menggunakan administrasi lama melalui pihak kecamatan.

“Sekarang warga yang merasa ingin meningkatkan kompetensi bisa langsung daftar sendiri. Tapi, selain itu kita juga tetap mengirimkan surat ke kecamatan untuk memberitahukan calon peserta dari wilayah mereka yang sudah mendaftar melalui website,” jelasnya.

Kemudian, juga ada informasi pemagangan. Namun, konten ini adalah berisi sinergi antara Disnaker dengan swasta yang mengadakan atau membuka proses pemagangan di perusahaannya.

“Contoh ada BNI 46 yang membuka rekrutmen pemagangan, itu laporan ke kita. Lalu, kita eksposes di website dan nanti warga yang ingin mendaftar tinggal langsung mengklik itu,” jelasnya.

Di bagian lain, Kepala Disnaker Sukanta mengapresiasi terobosan itu. Menurutnya, aplikasi yang menjadi bagian dari proyek perubahan tersebut diharapkan mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi pelayanan publik di Kota Tangsel, khususnya di Disnaker. (esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here