Home PENDIDIKAN Banten Juara Umum Permainan Tradisional, Darussalam Sumbang Medali Emas

Banten Juara Umum Permainan Tradisional, Darussalam Sumbang Medali Emas

0
SHARE
JUARA UMUM: Siswa SMA Darussalam Badak Anom begitu gembira saat Provinsi Banten meraih juara umum Potradnas ke-VII, di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kemarin.

BANTUL – Provinsi Banten keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional (Potradnas) ke-VII di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan perolehan dua emas dan satu perunggu.

Dua emas yang diperoleh Banten diraih di nomor dagongan dan engrang, sementara medali perunggu diperoleh di nomor hadangan atau gobak sodor.

Di posisi kedua di tempati kontingen Jawa Barat dengan perolehan satu emas, satu perak, dan dua perunggu. Raihan emas Jabar diraih di nomor terompah panjang. DKI Jakarta berada di posisi ketiga dengan perolehan satu emas dan satu perunggu.

Dari dua medali emas yang diraih  nomor dagongan dan engrang, merupakan hasil kerja keras siswa SMA Darussalam Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang yang menjadi perwakilan Provinsi Banten pada ajang Potradnas.

Kepala SMA Darussalam Badak Anom, Tarmudi menjelaskan, setiap tahunnya siswa SMA Darussalam Badak Anom menjadi salah satu andalan olahraga dan permainan tradisional tingkat nasional.

Untuk tahun ini, Tarmudi mengirim 20 siswa terbaik, yang selama ini mengikuti berbagai program pembinaan secara khusus dalam pengembangan permianan tradisional.

Kata Tarmudi, dari lima olahraga tradisional yang dipertandingkan yakni sumpitan, dagongan, hadangan, terompah panjang, dan engrang. Anak didiknya mampu meraih medali emas  nomor dagongan dan engrang.

“Anak-anak kami harus berjuang dalam bersaing melawan tim lain yang terdiri dari berbagai provinsi yang mewakili daerahnya. Namun melalui sistem gugur yang berlaku, dari berbagai nomor lomba tersebut medali emas mampu kita raih,” kata ucap Tarmudi.

Lebih lanjut Tarmudi menjelaskan, kesuksesan yang diraih Provinsi Banten merupakan kesuksesan SMA Darussalam Badak Anom juga. Karena peraih medali emas merupakan siswa dari sekolah yang dipimpinnya.

Ia mengemukakan, kunci memenangkan permainan ini adalah kemampuan menyeimbangkan motorik dan kecepatan mengambil keputusan atau harus memiliki Speed, Agility, dan Quickness (SAQ).

“ SMA Darussalam Badak Anom memiliki sumberdaya atlet yang dapat diperhitungkan hingga pada skala nasional maupun internasional dalam permainan tradisional,” ujar Tarmudi. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here