Home HUKUM Tangkal Santet, Setubuhi Anak Kandung

Tangkal Santet, Setubuhi Anak Kandung

0
SHARE
BARANG BUKTI: Kapores Tangsel AKBP Ferdy Irawan (dua kanan) didampingi Kasat Reskrim M. Wibisono Adi Pradono (dua kiri) menunjukkan barang bukti kasus persetubuhan yang dilakukan bapak terhadap putri kandung saat konferensi pers di Mapolres Tangsel, Senin (28/10). FOTO: Tri Budi/Tangerang Ekspres

SERPONG-Sat Reskrim Polres Tangsel berhasil meringkus Junaedi (38) warga Kampung Onyam, Sukabakti, Curug, Kabupaten Tangerang. Junaedi diringkus karena menyetubui anak kandungnya berinisial NK (16) yang tinggal serumah. Persetubuhan dilakukan dalam kurun waktu satu tahun sejak 2018.

Perbuatan yang dilakukan pelaku membuat korban saat ini hamil dengan usia kandungan 26 minggu. Karena korban hamil, kasus persetubuhan bapak terhadap anak ini berhasil tersebongkar.

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan mengatakan, Junaedi diringkus karena telah menyetubuhi anaknya.

“Persetubuhan ini dilakukan pelaku di rumahnya di Kampung Onyam, Sukabakti, Curug, Kabupaten Tangerang,” ujarnya dalam konferensi pers di Mapolres Tangsel, Senin (28/10) sore.

Ferdy menambahkan, pelaku dengan korban hanya tinggal berdua karena pelaku sudah bercerai dengan istrinya sekitar dua tahun lalu. Sebelum menyetubuhi putri kandungnya, pelaku mengatakan di tubuh anaknya terdapat santet atau teluh.

Untuk menghilangkan teluh tersebut, korban harus melakukan persetubuhan dengan pelaku. Karena yang berbicara orang tua, sang anak pun tak menaruh curiga. Korban pun mengiyakan saran pelaku.

“Setelah pelaku menyetubuhi korban, tersangka mengelap kemaluan korban dengan handuk. Lalu, handuk ini disiram air. Kemudian, handuk ini diperas dan airnya dimasukkan dalam motor dan disuruh minum sebagai penangkal santet,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here