Home NASIONAL BKN Temukan Praktik Perjokian, 287.000 Peserta CPNS 2019 Tak Hadiri Tes SKD

BKN Temukan Praktik Perjokian, 287.000 Peserta CPNS 2019 Tak Hadiri Tes SKD

0
SHARE
TINJAU TES CPNS: Kepala BKN Bima Haria Wibisana (tengah) meninjau pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta, Senin (27/1). FOTO: Antara Foto/Aprillio Akbar/HP

JAKARTA — Badan Kepegawaian Negara masih menemukan praktik perjokian dalam penyelenggaraan seleksi kompetisi dasar CPNS formasi 2019 yang digelar sejak 27 Januari lalu. Sebanyak lima joki diamankan oleh panitia, temuannya yakni di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Ada joki, hari gini masih ada joki juga, jadi kita menangkap, ini jokinya profesional, ada semacam penyedia jasa,” kata Kepala BKN Bima Haria Wibisana, di Jakarta, Kamis (20/2).

Bima mengatakan, setiap tahun menangkap para joki di Sulawesi Selatan, termasuk pada penyelenggaraan kali ini. “Entah kenapa setiap tahun ada joki di Sulawesi Selatan yang kami tangkap, dan kami menyerahkannya ke kepolisian untuk diproses lebih lanjut,” kata dia.

Tidak hanya menyerahkan joki ke polisi, BKN rencananya juga menyiapkan sanksi tegas bagi peserta yang terlibat praktik tersebut. Mereka yang mempekerjakan joki tidak lagi bisa mendaftar CPNS.

“Baru tes saja sudah curang, bagaimana jika sudah menjadi aparatur negara,” ujarnya.

Badan Kepegawaian Negara menyebutkan sampai 20 Februari 2020 telah menyelenggarakan tahapan seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS Formasi 2019 pada 329 instansi.

“SKD CPNS Formasi 2019 yang dimulai 27 Januari 2020, pada Kamis, 20 Februari 2020 telah memasuki hari ke-24. Terhitung sampai dengan hari ini, 329 instansi, 20 pusat dan 309 daerah telah selesai melaksanakan SKD,” tutur Bima.

Sementara, untuk 130 instansi, atau 39 instansi pusat serta 91 daerah masih melangsungkan SKD dan 62 instansi belum menyelenggarakan. Pemerintah menjadwalkan tahapannya diselenggarakan hingga pekan pertama Maret 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here