Home TANGERANG HUB Warga Diminta Tak Terprovokasi Anarko, Airin Minta Polisi-TNI Tindak Tegas Pelaku

Warga Diminta Tak Terprovokasi Anarko, Airin Minta Polisi-TNI Tindak Tegas Pelaku

0
SHARE
JAGA JARAK: Walikota Airin Rachmi Diany didampingi Wakil Walikota Benyamin Davnie menyapa sejumlah awak media dengan tetap mengambil jarak aman antarorang. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres
CIPUTAT-Wakikota Airin Rachmi Diany meminta warga tak mudah terprovokasi, oleh bentuk apa pun. Apalagi, oleh aksi geng Anarko yang belum lama ini mealkukan aksi vandalisme berupa coretan pilox bernada provokatif untuk berbuat keonaran di masa pandemi Covid-19 atau virus corona di KotaTangerang. Pelakunya ada lima orang dan sudah ditangkap Polres Metro Tangerang Kota dan Polda Metro Jaya.
Aksi tersebut tengah ramai diperbincangkan masyarakat dan khususnya di media sosial. Pelaku merupakan kelompok Anarko dan sudah merencanakan aksi besar-besaran untuk memprovokasi masyarakat di kota besar di Pulau Jawa untuk berbuat keonaran pada 18 April 2020 mendatang.
Meskipun di Kota Tangsel tidak terjadi namun, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany berharap hal tersebut jangan sampai terjadi di tengah masyarakat yang sedang dilanda virus corona.
Airin mengaku sudah mengetahui hal itu, dan menyerahkannya kepada Kepolisian dan TNI. “Soal vandalisme kami sudah diskusi banyak dengan Polri dan TNI serta menyerahman sepenuhnya pada mereka. Mudah-mudahan aksi ini tidak terjadi di Kota Tangsel, ujarnya kepada wartawan, Senin (15/4).
Airin menambahkan, situasi ekonomi yang semakin menghimpit masyarakat bawah di tengah pandemi memang sedang terjadi. Tidak hanya persoalan kesehatan yang kita hadapi tapi, ke depan kalau kita tidak jeli dan tidak disiplin, ekonomi juga akan kita hadapi, walaupun sekarang sudah mulai terasa.
Ia berharap masyarakat Kota Tangsel tidak mudah terprovokasi dengan tujuan mengacaukan keadaan. Dimana aksi vandalisme provokatif Anarko tidak memikirkan nasib masyarakat luas, jika keonaran terjadi masif.
“Intinya jangan terpengaruh dan jangan terprovokasi. Kalau ini terjadi tentu yang rugi kita sendiri. Kalau ada provokator Iaporkan saja ke pihak berwajib karena, mereka tidak memikirkan dana sayang kepada  kita. Mereka tidak memikirkan lalu ada anarki dan yang lain-lainnya,” ujarnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here