Home TANGERANG HUB Warga Kota Tangerang Dapat Kucuran Rp 600 Ribu, Uang Sudah...

Warga Kota Tangerang Dapat Kucuran Rp 600 Ribu, Uang Sudah Ditransfer ke Rekening Penerima

0
SHARE

TANGERANG-Jaringan Pengaman Sosial (JPS) dari Provinsi Banten sudah didistribusikan kepada warga Kota Tangerang. Besarannya, Rp 600 ribu per kepala keluarga (KK).

Bantuan tersebut ditransfer melalui bank BJB, ke rekening warga penerima yang sudah mendapatkan kartu ATM dan buku tabungan.

Bantuan dari pemprov tersebut disalurkan untuk 86.783 KK.
Puluhan ribu KK tersebut tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan sosial (DTKS). Artinya, mereka tidak masuk dalam data yang menerima bantuan dari pemerintah pusat dan kabupaten/kota. Namun termasuk dalam kelompok masyarakat rentan terdampak risiko sosial Covid-19. Adapun salah satu kategori kelompok masyarakat rentan terdampak risiko sosial Covid-19 adalah seorang kepala rumah tangga yang diliburkan oleh perusahaan atau cuti di luar tanggungan perusahaan. Sehingga kepala keluarga tersebut beserta keluarganya terancam tidak memiliki mata pencarian.

Sekertaris Dinas Sosial Casmat Djunaedi mengatakan, bantuan JPS dari Priovinsi Banten saat ini sudah bisa diambil, melalui ATM yang diserahkan oleh masing-masing penerima.

“Jadi data yang telah kami kirim ke Porvinsi Banten saat ini sudah diproses, sebagian masyarakat sudah bisa mengambil bantuan tersebut yang disalurkan melalui ATM bank BJB,”ujarnya saat dihubungi Tangerang Ekspres melalui telpon selularnya, Rabu (22/4).

Casmat menambahkan, bantuan tersebut tidak bisa diambil oleh orang lain ataupun diwakilkan. Yang bisa mengambil adalah orang yang datanya sudah masuk. Jadi tidak ada pengurangan dalam bantuan tersebut.

“Bantuan ini sengaja langsung ditransfer melalui rekening bank, untuk mengindari adanya kecurangan dan juga pengurangan. Maka itu, kita akan melakukan pengawasan ketat agar bantuan tersebut bisa tepat sasaran,”paparnya.

Bantuan tersebut akan berlangsung selama 3 bulan. Setiap bulan warga mendapatkan Rp 600 ribu.

“Bantuan ini dikhususkan untuk masyarakat yang benar-benar terdampak oleh virus Corona. Untuk klasifikasi atau katagorinya adalah mereka yang sudah tidak menerima gaji akibat di PHK atau dirumahkan. Selain itu, masyarakat tidak mampu juga masuk dalam katagori tersebut,”ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here