Home TANGERANG HUB Kades Tanjakan Mekar Alokasikan BLT Desa Rp504 Juta

Kades Tanjakan Mekar Alokasikan BLT Desa Rp504 Juta

0
SHARE
BANTUAN: Sejumlah warga menggunakan masker dan jaga jarak, saat ingin menerima BLT Dana Desa, di GSG Kantor Pemerintah Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Jumat (22/5). FOTO: Dok. Pemdes Tanjakan Mekar

RAJEG — Belum lama ini, sebanyak 169 kepala keluarga terima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, di Gedung Serba Guna (GSG) Kantor Pemerintah Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.

Sasaran penerima BLT Dana Desa keluarga pra sejahtera di luar penerima Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako reguler yang merupakan program pemerintah.

Uti, Kepala Desa Tanjakan Mekar mengatakan, keseluruhan penerima BLT Dana Desa sebanyak 280 kepala keluarga. Sementara ini, pihaknya sudah menyalurkan BLT Dana Desa kepada 169 kepala keluarga di desanya. Artinya disalurkan secara bertahap.

“Untuk penerima BLT Dana Desa yang lain, jangan khawatir. Nanti menyusul. Sebab yang sudah menjadi haknya pasti akan kami salurkan,” kata Uti, seraya menyebutkan BLT Dana Desa senilai Rp600 ribu per kepala keluarga, diberikan setiap bulan hingga tiga bulan kedepan, Rabu (27/4).

Uti menjelaskan, sumber BLT Dana Desa ini bersumber dari anggaran Dana Desa (DDS), Alokasi Dana Desa (ADD) dan Pendapatan Bagi Hasil (PBH), di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) Tanjakan Mekar. Totalnya Rp504 juta.

“Tadinya anggaran sebesar itu dialokasikan untuk kegiatan lain. Misalkan kegiatan bidang pemerintahan desa dan pemberdayaan masyarakat. Adanya pandemi covid-19, maka kami re-alokasi sekaligus re-focusing anggaran itu untuk BLT Dana Desa,” ucap Uti, paparnya.

Uti berharap, uang senilai Rp600 ribu per KK dapat dimanfaatkan warganya untuk membeli kebutuhan sembako. Perlu diketahui juga kata Uti, ada bantuan lain yang diterima warganya dari sumber anggaran lain.

Yakni kata Uti, Bantuan Sosial Pangan (BSP) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos). Kemudian Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Semoga sejumlah dana tersebut dapat bermanfaat. Dan yang belum menerima bisa bersabar,” ucap Uti, harapannya, sambil mengajak warganya ikut mendukung pemutusan mata rantai covid-19.

Haerudin, warga Kampung Jungkel RT 06/02, Desa Tanjakan Mekar mengucapkan, terimakasih kepada pemerintah desa yang sudah menyalurkan BLT Dana Desa senilai Rp600 ribu per kepala keluarga kepada sejumlah warga. “Insya Allah, uang ini kami gunakan untuk kebutuhan pokok sehari-hari,” ucapnya, singkat.

Ia mengapresiasi pemerintah desa juga karena tetap menerapkan protokol kesehatan saat penyaluran BLT Dana Desa. “Kami diminta cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak,” pungkasnya. (zky/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here