Home TANGERANG HUB Gagal Study Tour, Uang Diminta Kembali

Gagal Study Tour, Uang Diminta Kembali

0
SHARE
Gagal Study Tour, Uang Diminta Kembali
TUNTUT : Orangtua siswa SMAN 9 Kota Tangerang menuntut pihak sekolah mengembalikan uang study tour ke Bali yang batal dilaksanakan, Kamis (2/7). FOTO: Randy Yastiawan/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Orangtua siswa SMAN 9 Kota Tangerang, minta biaya study tour ke Bali dikembalikan. Lantaran kegiatannya gagal dilaksanakan.

Ningsih, orangtua siswa mengatakan, uang tersebut harusnya dikembalikan saja, karena uang dengan besaran Rp 3 juta sangat berharga di tengah pandemi Corona. Apalagi, suaminya saat ini kehilangan pekerjaan lantaran perusahaan tempat bekerja sudah tutup.

“Makanya kami ke sekolah untuk bertanya, awalanya Maret study tour ke Bali tetapi kondisi seperti ini kan tidak mungkin. Lebih baik uangnya dikembalikan saja, suami saya baru saja berhenti dari tempat kerja makanya uang Rp 3 juta bisa saya manfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres, Kamis (2/7).

Ningsih menambahkan, sebelumnya pihak sekolah pernah mengadakan study tour ke Yogyakarta saat anaknya kelas 10 dengan biaya Rp 2 juta.

“Kalau sekolah memaksakan, berarti sekolah tidak mematuhi aturan pemerintah. Saya juga khawatir jika dipaksakan, nanti anak saya terpapar corona di sana. Orangtua yang lain juga butuh uang tersebut, makanya kami datang ke sekolah. Tetapi pihak sekolah belum memberikan kabar,”paparnya.

Ia menjelaskan, harusnya pihak sekolah juga bisa memperhitungkan waktu dan kemampuan orangtua siswa, apakah bisa kondisi seperti ini dilaksanakan. Walaupun ada kebijakan pembayaran bisa dicicil, tetap saja kondisi seperti ini orangtua sangat butuh uang.

“Awalanya saya tidak setuju karena biaya mahal dan juga karena jarak yang jauh, tapi anak saya nangis minta ikut. Sebagai orangtua tidak tega, akhirnya saya cicil. Adanya corona seperti ini kan tidak jadi, harusnya pihak sekolah menghubungi orangtua untuk dibicarakan bukan diam saja,”ungkapnya.

Saat Tangerang Ekspres mencoba konfirmasi, Kepala SMAN 9 Kota Tangerang sedang tidak ada di tempat. Salah satu security yang tidak mau disebutkan namanya meminta untuk kembali besok.

“Maaf pak, kepala sekolah tidak ada mungkin sedang rapat di luar. Coba besok kembali lagi saja, nanti saya sampaikan pesannya ke kepala sekolah,”pungkasnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here