Home HUKUM Puluhan Motor Hasil Penipuan dan Penggelapan di Neglasari Diamankan

Puluhan Motor Hasil Penipuan dan Penggelapan di Neglasari Diamankan

0
SHARE
Kapolsek Neglasari Kompol R Manurung (kanan) didampingi Kasubag Humas Kompol A Rachim (Kanan) menunjukkan puluhan motor hasil aksi penggelapan di mapolsek Neglasari Kota Tangerang, Senin (23/11/2020).

TANGERANG – Pelaku Penipuan dan Penggelapan sebanyak 48 unit sepeda motor berinisial MS alias PC (27), diamankan aparat kepolisian Polsek Neglasari restro Tangerang Kota setelah melakukan aksinya beberapa kali

Kapolsek Neglasari Kompol R Manurung mengatakan, modus operandi yang dilakukan tersangka, dengan berpura-pura menyewa unit motor dari para korbannya dengan biaya sewa untuk motor yang masih baru Rp25ribu perhari, sementara untuk motor yang sudah lama sebesar Rp20ribu perhari.

“Motor ini semua digadai tersangka, dan menurut pengakuannya ada 48 motor, tapi yang sudah berhasil diamankan baru 36 unit motor, dan sisanya masih dalam upaya penyelidikan dan segera akan dilakukan penyitaan,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di Mapolsek Neglasari, Senin (23/11).

Manurung menambahkan, para korban ini tertarik dengan upaya penipuan dan Penggelapan yang dilakukan tersangka MS alias PC Karna, saat ini situasi pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) dan kondisi ekonomi yang sulit.

“Modus sewa bervariatif ada yang mingguan dan ada yang bulanan, seperti multilevel marketing, sewa satu motor digadai, kemudian sewa lagi untuk menutupi hingga akhirnya sampai puluhan motor tersangka tidak bisa menutup dan bingung,”
Paparnya

Dalam menjalankan aksinya, Lanjut Manurung, tersangka MS alias PC yang diketahui merupakan satpam distributor salah satu merk handphone di Tangerang ini bekerja sendiri, lalu hasil dari kejahatan tersebut digunakan untuk bayar sewa motor dan untuk kehidupan sehari-hari.

“Rata-rata motor digadai ada yang Rp1,5 juta hingga Rp2juta tergantung kondisi kendaraan,”ungkapnya.

Atas perbuatannya tersangka kini mendekam di sel Mapolsek Neglasari dan diganjar dengan pasal 378 junto pasal 372 dengan ancaman hukuman diatas 4 tahun penjara. (ran/fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here