Home BISNIS Mendaftarkan Bayi Lebih Praktis dengan Aplikasi SIPP

Mendaftarkan Bayi Lebih Praktis dengan Aplikasi SIPP

0
SHARE
PIC RSIA Cinta Kasih Elena

TANGERANH – BPJS Kesehatan memberikan penjaminan untuk bayi peserta JKN-KIS yang baru lahir. Dahulu peserta harus datang ke kantor cabang BPJS Kesehatan untuk mendaftarkan bayinya. Namun kini, BPJS Kesehatan menyediakan kanal sistem informasi yang memungkinkan rumah sakit mitra melakukan pendaftaran bayi yaitu Aplikasi SIPP (Saluran Informasi dan Penanganan Pengaduan). RSIA Cinta Kasih Kota Tangerang Selatan telah memanfaatkan aplikasi ini dengan baik.

“Kami dari RSIA Cinta Kasih Tangerang Selatan sudah memanfaatkan aplikasi SIPP ini. Banyak menu dalam aplikasi ini, namun yang paling sering kami akses adalah menu pendaftaran bayi dan menu penginputan denda bagi pasien yang akan rawat inap,” ujar PIC RSIA Cinta Kasih Elena.

Elena mengungkapkan, menu pendaftaran bayi baru lahir dirasakan sangat bermanfaat baik bagi peserta maupun rumah sakit. Bagi peserta, menu ini memudahkan karena pendaftaran bayi bisa langsung dilakukan oleh rumah sakit. Peserta tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan, cukup menyerahkan dokumen identitas seperti kartu JKN-KIS, KTP dan Kartu Keluarga kepada rumah sakit. Bagi rumah sakit, proses administrasi untuk penjaminan menjadi lebih mudah karena bisa langsung dilakukan dan tidak menunggu peserta selesai memproses ke kantor cabang BPJS Kesehatan.

“Menu pendaftaran bayi ini memang sangat bermanfaat. Sebelumnya kami menunggu peserta selesai mengurus kartu bayi di kantor BPJS Kesehatan. Ada keluarga pasien yang cepat mengurus ke kantor BPJS Kesehatan, ada pula yang lama. Namun sekarang peserta tidak perlu datang ke kantor. Apalagi jika bayi lahir pada hari Sabtu atau hari Minggu, menu ini sangat memudahkan karena kami bisa langsung menginput data bayinya,” tambah Elena.

Kartu bayi akan tertera nama bayi nyonya diikuti dengan nama ibu. Nomor induk kependudukannya pun sementara diambil dari nomor Kartu Keluarga. Maka dari itu, data kartu bayi ini bersifat sementara. Setelah bayi didaftarkan, kartu kepesertaan bayi hanya berlaku selama 3 (tiga) bulan. Sebelum tiga bulan nama bayi sudah harus masuk ke dalam Kartu Keluarga. Kemudian, peserta melakukan pembaharuan data nama dan nomor induk kependudukan bayi pada kartu JKN-KIS.(*/)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here