Home TANGERANG HUB Wilayah Tangerang Diguyur Rp 4,48 T

Wilayah Tangerang Diguyur Rp 4,48 T

0
SHARE
TERIMA DIPA: Tiga Kepala Daerah di Tangerang, Walikota Airin Rachmi Diany, Bupati A Zaki Iskandar dan Wakil Walikota Tangerang Sachrudin usai menerima penyerahan DIPA dari pemerintah pusat di Puspemkot Tangsel, kemarin.

TANGSEL -Tiga wilayah di Tangerang, yakni Kota Tangsel, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang mendapatkan dana sebesar Rp 4,48 triliun lebih. Dana itu adalah berasal dari pemerintah pusat yaitu berupa Daftar Alokasi Transfer dan Dana Desa (TTKD). Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dilakukan di Balai Kota Tangsel, kemarin.

Untuk TKDD 2021, alokasi kepada tiga pemerintah daerah di Tangerang tersebut sebesar Rp4,48 triliun atau 0,56%.
Rinciannya, Kota Tangsel mendapatkan transfer sebesar Rp978.097.515 dan untuk DAK fisik sebesar Rp46.510.161 sementara DAK Nonfisik sebesar Rp 144.016.423.

Kemudian, untuk Kabupaten Tangerang mendapatkan TKDD sebesar Rp 1.805.032.415. Yaitu terdiri dari dana desa Rp301.280.835 untuk DAK Fisik sebesar Rp82.635.273 dan DAK Nonfisik sebesar Rp329.923.203. Sedangkan untuk Kota Tangerang, mendapatkan dana sebesar sebesar Rp 1.393.388.711. Duit ini diperuntukan pada DAK fisik sebesar Rp 28.095.383 dan DAK Nonfisik sebesar Rp 217.405.027.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menjelaskan bahwa penyerahan DIPA ini menjadi sesuatu yang berarti baginya. Terlebih, bersamaan dengan wabah Covid-19, program perbaikan segera harus dilakukan salah satunya adalah perbaikan sektor perkonomian.
”Tangsel merupakan daerah yang sangat bergantung dengan sektor pendapatan, selama pandemi ini, dampaknya sangat kami rasakan,” ujar Airin seraya menambahkan bahwa DIPA yang diserahkan ini nantinya akan menjadi dasar untuk melakukan program perbaikan ekonomi di Kota Tangsel.

Airin menjelakan, dirinya sudah melihat DIPA secara garis besar. Sayangnya, ada beberapa program yang ditiadakan. Salah satunya adalah anggaran kelurahan. Padahal, rencananya jika anggaran kelurahan dikeluarkan lagi oleh pemerintah pusat, maka nantinya akan dimanfatkan untuk proses perbaikan ekonomi di tingkat bawah.
”Semoga ini jadi masukan kepada pemerintah pusat, kalau anggaran kelurahan akan sangat membantu proses pembangunan daerah. Saya yakin bukan hanya di Kota Tangsel melainkan juga dengan kota-kota lainnya,” kata dia.

Dalam acara tersebut juga hadir Bupati Tangerang A Zaki Iskandar. Ia enjelaskan bahwa saat ini yang diharapkan oleh dirinya adalah, pemerintah segera mengesahkan RAPBD tersebut. Agar pada bulan Januari mendatang sudah bisa melakukan realisasi anggaran.
”Ini cukup bagus, karena biasanya penyerahan DIPA itu kan di akhir bulan Desember, sementara sekarang di awal sudah bisa. Jadi mungkin pengesahannya juga bisa dilakukan lebih cepat dari biasanya,” kata dia.

Sementara Kepala Kanwil DJPb Ade Rochman menjelaskan bahwa realisasi belanja sampai dengan bulan November di Tangerang Raya baru terserap hingga 70 persen. Mengingat belanja modal hingga Rp464 miliar saat ini baru terealisasi hingga Rp188 miliar. 
Kemudian belanja barang dengan pagu Rp2,47 triliun baru tercapai Rp1,53 triliun (62,18%). Sementara, saat ini tinggal Ssisa satu bulan. ”Diharapkan KPA dapat segera mengeksekusi belanja barang dan belanja modalnya,” kata dia.

Alokasi untuk satker dan pemerintah daerah lingkup Tangerang Raya atas belanja sebesar Rp4,11 triliun sementara TKDD sebesar Rp4,48 Triliun (0,56%). (ril/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here