Home TANGERANG HUB Libur Panjang Berpotensi Menambah Kasus, Walikota Imbau Warga Tak Keluar Kota

Libur Panjang Berpotensi Menambah Kasus, Walikota Imbau Warga Tak Keluar Kota

0
SHARE
Libur Panjang Berpotensi Menambah Kasus Walikota Imbau Warga Tak Keluar Kota
Tim gabungan yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Pratomo Widodo merazia sejumlah kafe di Kota Tangerang dalam rangka penegakan prokes, Kamis (3/12). Para pengunjung di-rapid test.

KOTA TANGERANG-Serangan virus Corona di Kota Tangerang memasuki gelombang ketiga. Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 melonjak. Stempel zona merah pun disematkan untuk Kota Tangerang. Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan saat ini sebaran virus Corona, sedang memasuki gelombang ketiga.

Melonjaknya kasus terkonfirmasi Covid-19, dampak dari banyaknya kerumunan dan pasca libur panjang beberapa pekan lalu. “Ya, asalnya dari mana-mana. Kalau saya lihat tren, sama nih, almoust the third wave atau gelombang ketiga. Gelombang pertama Maret dan April. Terus naik di bulan September akibat libur lebaran. Lalu ada liburan panjang beberapa pekan lalu,” ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di Puspemkot, Kamis (3/12). Arief menambahkan, walaupun sempat kembali ke zona oranye, penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan jika masyarakat bisa serius dalam penerapan protokol kesehatan (prokes). Karena, bisa jadi zona merah ini akan kembali lama karena menjelang libur akhir tahun.

“Di bulan ini ada momen libur banyak. Salah satunya adalah libur natal dan tahun baru. Ditambah adanya cuti bersama, yang mana masyarakat biasanya memanfatkan libur tersebut dengan keluar kota,” paparnya. Ia menjelaskan, hingga Kamis dari data Dinas Kesehatan Kota Tangerang angka terkonfirmasi Covid-19 tembus di angka 3.021 kasus atau bertambah 34 kasus. Kenaikan itu melonjak tinggi dibandingkan kemarin.

“Dari catatan, 374 kasus masih dalam perawatan. Namun, angka kesembuhan kini mencapai 2.568 persen atau sudah mencapai 80 persen. Kalau angka kematian tembus di angka 79 kasus,”ungkapnya. Untuk itu, Arief meminta masyarakat selalu mematuhi aturan protokol kesehatan, tidak memakai masker scuba. Untuk menanggulangi penyebaran selain mematuhi prokes, warga harus meningkatkan imun dengan olahraga dan minum vitamin. Serta jika ada gejala segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Pemerintah tidak melarang masyarakat beraktivitas. Tapi, ingat, penyakit ini menyebarnya di kerumunan. Makanya hindari kerumunan, lalu laksanakan protokol kesehatan,”tutupnya.

Arief menambahkan, saat libur panjang, masyarakat bisa menahan diri untuk tidak pergi ke daearah yang zona penyebaran virus Corona tinggi. “Kalau bisa, cuti bersama dimanfaatkan berkumpul bersama keluaraga di rumah dengan melakukan aktivitas yang bermanfaat. Dari pada ke luar kota, pulang ke Kota Tangerang menjadi penyumbang penyebaran virus Corona,”paparnya. Ia mengingatkan, masyarakat juga harus tetap patuh protokol kesehatan selama pandemi belum berakhir. Mengingat vaksin untuk Corona sampai saat ini belum ada dan harus menunggu dari pemerintah pusat.

“Walaupun ada informasi mengenai vaksin, saya minta masyarakat untuk tetap menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Itu yang saat ini menjadi obat ampuh dari penyebaran virus Corona,” ungkapnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here