Home ADVERTORIAL Exploring Tangsel Tourism 2020, Upaya Perbaikan Ekonomi Pariwisata

Exploring Tangsel Tourism 2020, Upaya Perbaikan Ekonomi Pariwisata

0
SHARE
Exploring Tangsel Tourism 2020, Upaya Perbaikan Ekonomi Pariwisata
Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany (di tengah) bersama Direktur Pemasaran Pariwisata Regional 3 Kemenparekraf Imam Santosa (ketiga dari kiri) foto bersama di sela-sela acara Exploring Tangsel Tourisme di Mal Living World, Serpong Utara. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG UTARA – Pemerintah Kota Tangerang Selatan selenggarakan Exploring Tangsel Tourism 2020 di Mall Living World, Alam Sutera, Serpong Utara.

Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menjelaskan bahwa Tangsel sebagai Kota Perdagangan dan Jasa mengalami situasi ekonomi yang sangat terpuruk. Untungnya pada13 Desember 2020 Presiden RI sudah menandatangani kebijakan bantuan untuk pelaku usaha di bidang pariwisata.

Airin menjelaskan bahwa saat ini pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk tetap melakukan perbaikan ekonomi. Salah satunya di bidang pariwisata. Cara yang ditempuh pun bermacam-macam. Untuk Dinas Pariwisata Tangsel mengadakan Exploring Tangsel Tourism 2020.

“Kegiatan ini sebagai bentuk upaya Tangsel membangkitkan pariwisata ditengah pandemi, bahkan dalam kegiatan ini kami terus mengkampanyekan kepada seluruh pelaku usaha, pengelola dan lainnya di bidang pariwisata untuk menerapkan protokol kesehatan,”ungkapnya.

Penerapan protokol sangat penting karena persentase kesembuhan di Kota Tangsel turun menjadi 84 persen padahal bulan lalu mencapai 89 persen. Angka kematian juga masih tinggi yaitu 4,4 persen. “Angka kematian itu yang masih tinggi akhirnya mempengaruhi angka kesembuhan serta persentase kasus positifnya,” kata dia.

Dia menambahkan  Saat ini pelaksanaan perbaikan ekonomi juga harus berjalan. Agar tetap memastikan pelayanan kesehatan yang menjadi salah satu penanganan covid di hilir.

Atas diskusi yang dilakukan pemerintah daerah dan pusat pelaku usaha yang tertib membayarkan pajak mendapatkan bantuan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha di bidang pariwisata karena akan menjadi dana perbaikan terhadap usaha yang sangat berpengaruh terhadap pendapatan pelaku usaha.

Dia menambahkan bahwa bantuan ini juga menjadi apresiasi bagi seluruh pelaku usaha yang juga merupakan wajib pajak. Jadi ini apresiasi yang diberikan kementerian pusat kepada pemilik pelaku usaha.

Adapun jumlah bantuannya senilai Rp 100 miliar. Ini usaha pemerintah Kota Tangsel atas beberapa diskusi yang sudah dilakukan dengan pemerintah pusat. “Ini juga adalah bentuk usaha Almarhum Kadis Pariwisata Tangsel Pak Dadang yang berupaya keras untuk membantu pelaku usaha,”katanya

Direktur pemasaran pariwisata regional 3 Kemenparekraf Imam Santosa menjelaskan bahwa pandemi sudah memberikan dampak negatif bagi perekonomian global. Pariwisata adalah sektor paling menderita. Dampak pandemi covid 19 dalam bisnis industri wisata hingga minus 70 persen. Sama dengan 700 juta wisatawan.

“Pertimbangan adalah kesehatan kebersihan bagi seluruh tempat wisata karena itu Pemerintah memiliki kebijakan untuk membantu pelaku usaha untuk bisa menyediakan kebutuhan kebersihan tersebut salah satunya dengan bantuan ini,” kata dia.

Dia berharap dengan bantuan tersebut pelaku usaha bisa mengembalikan kondisi serta keadaan perusahaannya.

Terakhir, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Heru Agus menjelaskan bahwa ini adalah upaya pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk kembali menarik perhatian wisatawan agar mau mengunjungi Kota Tangerang Selatan. “Serta meningkatkan PAD di bidang pariwisata,” kata dia. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here