Home BANTEN Pemkot Minta 5 Ribu Dosis untuk Nakes

Pemkot Minta 5 Ribu Dosis untuk Nakes

0
SHARE
Pemkot Minta 5 Ribu Dosis untuk Nakes
MENYAMPAIKAN: Walikota Serang, Syafrudin bersama Kepala Dinkes Kota Serang, Ikbal menyampaikan pernyataan soal vaksin di kantornya, Senin (5/1). FOTO: Syirojul Umam/Banten Ekspres

SERANG – Hingga saat ini, Pemkot Serang masih menunggu kepastian kuota vaksin Sinovac yang akan didapatkan dari Pemprov Banten. Meski penyaluran dipercepat, pemkot bersikeras hanya akan menunggu arahan dari Pemprov Banten.

“Ya, memang rencana pemprov (dipercepat) pada tanggal 11 mendatang, tapi mudah-mudahan satu atau dua hari ini ada rapat. Jadi nanti mekanisme dikoordinasikan,” kata Kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Ikbal saat ditemui di Puspemkot Serang, Senin (5/1). Ikbal mengaku sudah mengirimkan data tenaga kesehatan (nakes) sebagai penerima vaksin tahap pertama sekira 5.000 orang. Nakes tersebut murni yang bekerja di wilayah Kota Serang. Baik rumah sakit pemerintah maupun swasta.

“Sudah dikirimkan ke pusat melalui Pemprov Banten. Jadi nanti itu untuk tenaga medis yang ada di Kota Serang, baik dia di pemerintah, hingga rumah sakit vertikal seperti Rumah Sakit Kencana, Bhayangkara dan lainnya,” ujarnya.

Ia menuturkan baik nakes maupun masyarakat tidak perlu risau menunggu vaksin. Sebab penerima akan mendapatkan pesan khusus. Mereka akan divaksin sesuai dengan jadwal dan waktu yang telah ditentukan. “Misalkan saya sebagai calon penerima sudah mendapatkan SMS ini, jadi kami diundang hari ini, jam ini untuk datang ke fasilitas kesehatan (faskes) ini juga. Jadi sangat mudah dan tidak gembor-gembor lagi,” terangnya.

Walikota Serang, Syafrudin mengatakan saat ini vaksin Sinovac sudah tiba dan disimpan di Labkesda Banten sebanyak 14.560 vial. Namun hingga saat ini pihaknya belum mendapat informasi apapun terkait teknis hingga penyaluran untuk di Kota Serang. “Jadi nanti kami akan menunggu hasil arahan dari Pemprov Banten berapa yang akan diserahkan kepada kami,” katanya.

Hingga saat zoom meeting bersama pemerintah pusat, kata Syafrudin, mereka menyinggung bahwa penggunaan vaksin yang pertama kali harus diberikan kepada nakes. Karena nakes sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Sebelumnya, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan Pemprov Banten akan mempercepat penyaluran vaksin Covid-19 kepada penerima. Hal itu dilakukan sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo sekaligus mempercepat pemberian kepada nakes sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Pak Jokowi menginginkan tanggal 14 Januari tahap pertama. Ini dipercepat tadinya kita rencana tanggal 25 Januari, tapi pemerintah pusat mempercepat agar pelaksanaan pemberian vaksin ini dilaksanakan 14 Januari,” katanya kepada awak media.

Ia menjelaskan jumlah vaksin yang datang untuk Provinsi Banten sebanyak 14.560 vial dari total yang diajukan 81.000 vial. Penyaluran vaksin pada tahap pertama akan diberikan kepada nakes. Saat ini sudah ada 40 ribu nakes dari total 41 ribu yang terdaftar di data base. “Tentu kita berikan ke nakes terlebih dahulu, tidak ada yang menolak untuk divaksin. Jadi sudah 90 persen,” ujarnya. (mam/tnt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here