Home TANGERANG HUB Kasus Kebakaran Berkurang

Kasus Kebakaran Berkurang

0
SHARE
Kasus Kebakaran Berkurang
KEBAKARAN: BPBD Kota Tangerang melakukan pemadaman ruko yang berada di Karawaci pada saat pergantian malam tahun baru. FOTO: Randy Yastiawan/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mencatat ada penurunan kasus kebakaran selama 2020. Terhimpun hanya 175 kasus kejadian kebakaran.

Kepala BPBD Kota Tangerang Deni Koswara mengatakan, tahun 2020 angka kebakaran menurun dibanding 2019 yang mencapai 277 kasus.

“Tahun kemarin ada penurunan 102 kasus, tidak seperti tahun sebelumnya yang memang sangat meningkat kasus kebakaran di Kota Tangerang. Baik kebakaran rumah maupun pabrik,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Kamis (7/1).

Deni menambahkan, angka kebakaran yang lebih tinggi pada tahun 2019 terjadi karena masih banyak lahan kosong di Kota Tangerang. Kebakaran yang terjadi di 2019 didominasi kebakaran lahan kosong.

“Adanya penurunan kebakaran di Kota Tangerang karena lahan kosong yang ada di sini sudah lebih sedikit. Biasanya setiap hari ada lahan kosong yang terbakar karena adanya tumpukan sampah ataupun ilalang,” paparnya.

Ia menjelaskan, selain faktor tersebut, faktor musim juga memengaruhi angka penurunan kebakaran yang terjadi dari tahun 2019 ke tahun 2020. Bahkan, musim hujan lebih sering di awal tahun kemarin dibanding tahun sebelumnya.

“Awal tahun 2020, Kota Tangerang sering hujan. Sepanjang tahun juga sering hujan, panas di tahun 2020 juga tidak sepanas tahun 2019. Faktor ini juga bisa menurunkan angka kebakaran di Kota Tangerang,”ungkapnya.

Deni menuturkan, bahwa masyarakat juga harus wasapada terhadap kasus kebakaran, apalagi banyak kasus kebakaran di rumah karena listrik arus pendek. untuk itu, apa yang bisa menjadi penyebab bisa di hindari.

“Kalau bisa, masyarakat harus mengontrol rumah mereka. Jika hendak pergi listrik yang tidak digunakan dicabut, atau jangan berlebihan mencolok barang elektronik secara berlebihan karena itu bisa menyebabkan arus pendek,”tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here