Home TANGERANG HUB Pegawai Dikerahkan Disiplinkan Pedagang

Pegawai Dikerahkan Disiplinkan Pedagang

0
SHARE
Pegawai Dikerahkan Disiplinkan Pedagang
RAZIA: Pedagang kaki lima harus tutup setelah pukul 7 malam. FOTO: Humas Pemkot Tangerang

Pemkot Tangerang mengerahkan seluruh pegawai memantau kedisiplinan masyarakat terkait operasional pertokoan, pedagang kaki lima, dan pusat perbelanjaan untuk memberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Seperti dilakukan pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dengan pegawai Kecamatan Tangerang menyisir tempat-tempat kerumunan. Mereka selain menyosialisasikan aturan terkait PPKM, juga mengimbau kepada pengelola toko, rumah makan, pusat perbelanjaan dan juga pedagang kaki lima untuk mematuhi aturan operasional sampai pukul 7 malam.

“Kami kebagian tugas untuk wilayah Kecamatan Tangerang, ini akan kami lakukan secara rutin selama pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat,” ujar Kepala Dinas Kominfo Mulyani yang dilansir website tangerangkota.

Ia menerangkan, kegiatan tersebut serentak dilakukan di 104 kelurahan di Kota Tangerang.

“Jadi, selama PPKM hampir seluruh pegawai di kota Tangerang terjun ke wilayah 104 kelurahan menggelar operasi aman bersama yang dilakukan secara mobile, artinya kami keliling mengingatkan masyarakat untuk mematuhi prokes dan aturan PPKM terutama terkait operasional tempat usaha dan lain-lain,” paparnya.

Sekretaris Kecamatan Tangerang Abu Sofyan menyampaikan, Kecamatan Tangerang membagi beberapa tim untuk memonitor pelaksanan PPKM di wilayahnya.

“Kami lakukan monitoring dan pengecekan ke sejumlah tempat guna memastikan protokol kesehatan pada PPKM agar berjalan dengan tertib,” tambahnya.

Dijelaskannya, operasi tersebut dilakukan dengan mengimbau masyarakat untuk membatasi kegiatannya di luar rumah, seperti memastikan jam operasional pusat perbelanjaan dan restoran hanya sampai pukul tujuh malam, menutup sementara fasilitas publik seperti gelanggang olahraga dan taman-taman kota.

“Semua tertuang dalam Surat Edaran Walikota Tangerang, restoran – restoran hanya boleh melayani hingga pukul 7 malam, begitu juga dengan pusat perbelanjaan. Untuk perkantoran, dibatasi karyawannya untuk yang bekerja dari kantor hanya 25% dan sisanya bekerja dari rumah. Fasilitas publik sementara ditutup dulu guna menghindari kerumunan,” tuutpnya. (rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here