Home TANGERANG HUB RS dan Tempat Isolasi Penuh, Pemkab Berencana Tambah Rumah Singgah

RS dan Tempat Isolasi Penuh, Pemkab Berencana Tambah Rumah Singgah

0
SHARE
RS dan Tempat Isolasi Penuh, Pemkab Berencana Tambah Rumah Singgah
Sejumlah warga memasuki Hotel Yasmin di Curug, Kabupaten Tangerang yang dijadikan tempat isolasi bagi pasien Covid tanpa gejala. Kini, semua kamar sudah penuh oleh pasien. FOTO: Tri Susilo / CNBC Indonesia

TIGARAKSA-Pemkab Tangerang berencana menambah rumah singgah untuk isolasi pasien Covid-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG). Ini karena, Hotel Yasmin di Curug yang menjadi tempat isolasi sudah penuh. Kapasitas 180 kamar isolasi yang dimiliki Hotel Yasmin sudah 100 persen penuh. Bahkan sudah ada 30-40 orang yang antre masuk.
Tak hanya rumah singgah, semua rumah sakit (RS) sudah penuh terisi pasien Covid.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmidzi membenarkan, adanya rencana penambahan rumah singgah untuk isolasi pasien Covid-19. Hendra mengungkapkan, belum ada survei tempat. “Ada rencana untuk tambah rumah singgah. Namun, masih dirumuskan,” katanya kepada Tangerang Ekspres saat ditanyai, Selasa (12/1).

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, jumlah kasus Covid-19 secara keseluruhan mencapai 5.624 orang, dengan 154 orang menjalani perawatan, ada 202 orang menjalani isolasi, 117 orang dinyatakan meninggal dunia dan tercatat 5.151 orang dinyatakan sembuh.

Adapun, secara grafik harian, kasus tertinggi tercatat di Kecamatan Kelapa Dua dengan penambahan 82 orang terinfeksi. Kemudian, di Kecamatan Curug bertambah 81 orang, di Cisauk bertambah 36 orang, Kosambi bertambah 19 kasus, Legok ada penambahan 16 orang dan Cikupa bertambah 15 orang.

Sementara, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Achmad Muchlis mengatakan, kondisi ruang rawat ICU di seluruh rumah sakit swasta maupun milik pemerintah dalam keadaan penuh.
Kapasitasnya 31 ruang ruang.

Tidak hanya ruang ICU, Muchlis mengatakan, ruangan isolasi di rumah sakit se-Kabupaten Tangerang juga dalam keadaan penuh. Ia mengungkapkan, semua ruang isolasi dipakai untuk merawat pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“ICU Covid kita memiliki 10 ruangan dan untuk ruang isolasi kita memilik 60 kamar. Kondisi saat ini ICU penuh terisi 93 persen dan ruang non-ICU terisi penuh 95 persen,” katanya kepada Tangerang Ekspres.

Muchlis menerangkan, kondisi serupa juga terjadi di Hotel Singgah Yasmin. Ia mengungkapkan, akan ada penambahan rumah singgah baru bagi pasien OTG isolasi. Namun, ada beberapa pertimbangan yang sedang dibahas antara Satgas dengan pemerintah. Salah satu faktornya, tren kasus yang terus memingkat.

“Hotel Yasmin untuk isolasi pasien kondisi sekarang penuh 100 persen. Rencananya memang rumah singgah baru. Namun, kita melihat dahulu tren kasus kenaikan pasien periode 11 Januari sampai dengan 25 Januari. Atau selama PSBB pengetatan Jawa Bali,” pungkasnya. (sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here