Home TANGERANG HUB Langgar Prokes Roti 88 Disegel

Langgar Prokes Roti 88 Disegel

0
SHARE
Langgar Prokes Roti 88 Disegel
Satpol PP Kabupaten Tangerang menutup paksa Roti Bakar 88 di Telaga Bestari, Cikupa yang masih beroperasi pukul 22.00 WIB, kemarin. Dalam aturan PPKM, rumah makan wajib tutup pukul 19.00 WIB.

CIKUPA – Pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPMK) di Kabupaten Tangerang belum membuat warga sadar pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes). Sebelumnya, dua caffe di kawasan Citra Raya, Kecamatan Cikupa ditutup lantaran melanggar jam operasional selama masa pembatasan sosial. Kini, giliran Roti Bakar 88 yang berikan sanksi disegel lantaran melanggar prokes.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang Bambang Mardi mengatakan, pemilik maupun penanggungjawab Roti 88 tidak mengindahkan surat edara Bupati tentang ketentuan jam operasional selama masa pembatasan sosial. Ia menuturkan, pemilik maupun penanggungjawab usaha dinilai melanggar peraturan bupati (Perbup) Nomor 53 dan Nomor 54 tahun 2020 Tentang Pembatasan sosial berskala besar.

Manajeman Roti Bakar 88 Telaga Bestari dengan sengaja melakukan operasional hingga pukul 22.10 WIB. Padah ketentuannya tutup maksimal pukul 19.00 WIB. Kita juga berikan penjelasan mengenai prokes kepada manajemen usaha serta dijelaskaan tentang surat edaran bupati tentang PPKM, jelasnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (131).

Bambang menuturkan, petugas langsung menempelkan stiket penyegelan dikarenakan melanggar ketentuan jam operasional. Ia menuturkan, tempat usaha bisa dibuka kembali setelah pendemi Covid-19 dapat tertangani.

Lanjut Bambang, tim sudah berusaha melakukan langkah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) penertiban dan bertindak humanis tanpa merusak properti obyek pelanggar. Tidak hanya disegel, kira berikan sanksi denda Rp25 juta sampai dengan Rp50 juta terhadap pelanggaran selama pelaksanaan PPKM. Lalu, kita melaksanakan penutupab dan penyegelan tempat usaha dengan pemasangan sticker segel, jelasnya.

Bambang menerangkan, tim gabungan melakukan sosialisasi penindakan ketentraman dan ketertiban umum terhadap aktivitas masyarakat di Telaga Besatari Kecamatan Cikupa dan SindangJaya pada Selasa malam (121).

Bambang menegaskan, pengusaha selain sembako atau kebutuhan pokok beroperasional mulai pukul 10.00 hingga 19.00 WIB sesuai dengab Surat Edaran Bupati Tangerang nomor 443.2 026 – Bag.Huk 2021 tertanggal 7 Januari yang berlaku tanggal 11 sampai 25 Januari.

Kita keliling dan berikan pemahaman kepada warga pentingnya menerapkan tiga M. Yakni, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Kita imbau pelaku usaha agar beroperasi sesuai dengan ketentuan, pungkasnya. (sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here