Home TANGERANG HUB 16 Jalan Rusak Akibat Proyek Nasional

16 Jalan Rusak Akibat Proyek Nasional

0
SHARE
16 Jalan Rusak Akibat Proyek Nasional
DIPERBAIKI: Sejumlah pekerja dari Dinas PUPR Kota Tangerang melakukan perbaikan jalan rusak akibat sering dilintasi kendaraan berat yang keluar masuk proyek strategis nasional. FOTO: Abdul Azis Muslim/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Proyek nasional di Kota Tangerang berdampak pada infrastruktur jalan. Tak sedikit jalan kota yang rusak lantaran dilewati kendaraan bermuatan material. Seperti Jalan Marsekal Suryadarma, Jalan Ir Juanda, Jalan Lio Baru, dan Jalan Pembangunan 3.

“Tak dipungkiri, mobilitas alat berat melewati ruas-ruas jalan Kota Tangerang setiap harinya masih berlangsung hingga saat ini,” ungkap kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Shandy Sulaiman.

Diketahui, proyek strategis nasional di Kota Tangerang diantaranya pembangunan JORR 2, perluasan runway 3 dan east cross bandara.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang mencatat, ada 16 ruas jalan kota yang terdampak proyek strategis nasional dengan panjang 59,8 kilometer. Sepanjang 20,7 kilometer mengalami rusak parah dan ringan.

Ia memastikan perbaikan ruas jalan kota akan selesai pada semester pertama tahun ini. Ia mengungkapkan, awal 2021 ini Dinas PUPR tengah fokus menangani empat ruas jalan dengan panjang 3,203 kilometer.

“Saat ini, kami lakukan penanganan perbaikan sementara. Februari kami akan segera memulai proses lelang, Maret keluar pemenangnya. Insyaallah langsung dikerjakan. Targetnya, Juni mendatang perbaikan jalan yang menjadi ranah Dinas PUPR  selesai,” ungkap Shandy.

Ia mengungkapkan, dalam proses perbaikannya, dibagi menjadi tiga bagian. Diantaranya, Dinas PUPR menggunakan APBD 2021 untuk menangani empat ruas jalan dengan total 3,2 kilometer yaitu, Jalan Ir Juanda, Jalan Lio Baru, jalan Pembangunan 3 dan Jalan Marsekal Suryadharma.

Sementara itu, PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) selaku penanggung jawab proyek Tol Bandara akan menangani 11,957 kilometer ruas jalan rusak.

Hingga saat ini, JKC baru mengerjakan 2 kilometer dan tersisa 9,8 kilometer yang masih dalam tanggungjawabnya. Sedangkan sisanya 7,7 kilometer Pemkot Tangerang sudah berkirim surat kepada Menteri PUPR dan Kantor Sekretariat Presiden untuk mengajukan permohonan rehabilitasi ruas jalan kota pasca kontruksi proyek strategis nasional.

Shandy menambahkan, pihaknya tengah melakukan perbaikan sementara. Menurunkan hampir 100 petugas, untuk melakukan operasional dan pemeliharaan jalan rusak yang sifatnya penanganan sementara. “Perbaikan sementara ini sifatnya sementara, sambil menunggu proses lelang yang wajib kita lalui. Terpenting, dengan perbaikan sementara ini  dapat mengurangi risiko jalan rusak, dan tentunya memberi kenyamanan saat berkendara,” papar Shandy.

Ia mengimbau seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk tetap bersabar. Pasalnya, hingga saat ini PUPR terus bergerak untuk mempercepat proses perbaikan jalan rusak.

“Pemerintah tidak tinggal diam, yang menjadi ranah kami semua sedang dalam proses. Sedangkan yang lainnya, kami terus berkoordinasi untuk dipercepat dilakukan perbaikan secara bersamaan,” katanya. (raf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here