Home BANTEN Lagi, Syafrudin dan Subadri Gagal Divaksin

Lagi, Syafrudin dan Subadri Gagal Divaksin

0
SHARE
Lagi, Syafrudin dan Subadri Gagal Divaksin
PEMERIKSAAN: Walikota Serang Syafrudin beserta Wakil Walikota Subadri Ushuludin menjalani pemeriksaan kesehatan jelang divaksin di RSUD Kota Serang, Selasa (9/2). FOTO: Pemkot Serang for Banten Ekspres

SERANG-Walikota Serang Syafrudin dan Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin gagal divaksin lagi. Karena kondisi kesehatannya tidak memenuhi standar kesehatan vaksinasi. Syafrudin gagal karena gula darahnya tinggi. Sementara Subadri karena masih mengonsumsi obat-obatan dan memiliki riwayat penyakit jantung koroner.

Syafrudin mengatakan dirinya kembali gagal divaksin karena gula darahnya tinggi, mencapai 290 mg/dL dari normalnya 140 mg/dL. Sementara untuk tensi darahnya normal yakni 130/86 mmgH.

“Kalau sebelumnya saya gak bisa (divaksin) karena tensi darahnya tinggi, sekarang normal, secara keseluruhan diperiksa normal. Tapi dicek gula darah tinggi. Jadi tidak bisa (divaksin) padahal ingin sekali,” katanya kepada wartawan usai pemeriksaan di RSUD Kota Serang, Selasa (9/2).

Ia menjelaskan dirinya sudah tida kali gagal divaksin. Padahal dirinya telah bersemangat sebagai upaya dalam mensosialisasikan bahwa vaksin Sinovac aman digunakan. “Sebenarnya saya sangat ingin divaksin agar masyarakat juga tahu vaksinasi ini aman. Tapi mau seperti apalagi saya terkendala,” ujarnya.

Syafrudin juga disarankan untuk terus mengkonsumsi makanan yang sehat, mengatur pola makan, hingga waktu istirahat yang cukup. “Ya ada beberapa saran dari dokter. Artinya saya tidak boleh makan sembarangan, harus diatur. Jangan begadang, harus istirahat yang cukup dan juga ngopi dan rokok dikurangi,” terangnya.

Ia akan kembali dalam waktu dua pekan ke RSUD Kota Serang guna memastikan kondisi kesehatan agar dapat segera divaksin. “Karena ditunda dalam waktu satu minggu atau sepuluh hari nanti kita balik lagi,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin mengatakan bahwa saat ini dirinya masih mengkonsumsi obat-obatan dan memiliki riwayat penyakit jantung koroner. Sehingga belum bisa divaksin. “Padahal saya sudah senang katanya besok (hari ini) bisa divaksin. Saya pikir tes kesehatan itu bisa (divaksin) tapi ternyata saya belum bisa divaksin, karena terkendala,” katanya.

Namun berdasarkan skrining pemeriksaan, kondisi kesehatan sudah bagus, baik tekanan darah maupun hal lainnya. “Saya Alhamdulillah sehat, hasil skrinning sehat, tekanan darah juga normal 125 mmgH, dan semuanya sehat. Tapi terkait dengan vaksin, saya masih mengonsumsi obat pengencer darah, terus masih konsumsi obat kolesterol dan lainnya. Kemudian saya juga punya riawayat jantung koroner pada 2019 lalu,” jelasnya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin mengaku dirinya beserta Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang, Wachyu Budhi Kristiawan memenuhi panggilan untuk divaksin. Berhasil lolos hasil skrining dan bisa divaksin. “Alhamdulillah tadi saya walaupun agak tegang, hasil keseluruhan bisa divaksin,” katanya. (mam/tnt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here