Home ADVERTORIAL Virtual Jobfair dan Pelatihan Kerja, Upaya Pemkot Tangerang Kurangi Pengangguran

Virtual Jobfair dan Pelatihan Kerja, Upaya Pemkot Tangerang Kurangi Pengangguran

0
SHARE
Virtual Jobfair dan Pelatihan Kerja, Upaya Pemkot Tangerang Kurangi Pengangguran
PELATIHAN KERJA: Wakil Walikota Sachrudin berdialog dengan peserta pelatihan kerja di BLK Larangan, Selasa (16/2). Pemkot Tangerang terus berupaya mengurangi pengangguran dengan mengoptimalkan BLK dan Virtual Jobfair. FOTO: Humas Pemkot Tangerang

TANGERANG- Upaya Pemerintah Kota Tangerang untuk mengurangi pengangguran terus dilakukan. Mengingat pandemi Covid-19 banyak aktivitas usaha yang berkurang. Sehingga perlu adanya fasilitasi antara perusahaan dengan masyarakat pencari kerja.
Upaya itu dilakukan dengan jobfair secara virtual untuk memberikan akses para pencari kerja di Kota Tangerang. Jobfair di awal tahun 2021 resmi dibuka Wakil Walikota Sachrudin bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Rakhmansyah di Balai Latihan Kerja Kecamatan Larangan, Selasa (16/2).

Jobfair kali ini diikuti sebanyak 20 perusahaan dengan 85 formasi jabatan dan jumlah lowongan sebanyak 1.097. “Pelaksanaan jobfair-nya hanya sehari saja, untuk melamarnya mulai 16 Februari sampai 10 Maret 2021,” kata Sachrudin.

Selain menggelar jobfair, Pemkot Tangerang juga memfasilitas masyarakat mengasah keterampilan melalui balai latihan kerja.

Hal ini kata Sachrudin, bagian dari upaya Pemkot Tangerang meningkatkan SDM. Di balai latihan diselenggarakan berbagai pelatihan kerja untuk masyarakat Kota Tangerang yang ingin menjadi wirausaha maupun bekerja di instansi perusahaan.

Setidaknya ada 7 jenis pelatihan yang diadakan di tiga lokasi, yakni BLK Kecamatan Larangan, BLK Kecamatan Cibodas, dan BLK Kecamatan Benda.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Rakhmansyah menambahkan, dalam gelaran virtual jobfair kali ini tersedia formasi klasifikasi pendidikannya untuk jenjang S1, D3 dan SMA/SMK.

Kuota pencari kerja 80 persen dari masyarakat kota Tangerang dan dari luar Kota Tangerang sebanyak 20 persen. “Informasi mengenai Job Fair bisa dilihat melalui aplikasi Tangerang LIVE di handphone,” kata Rakhmansyah.

Masih dikatakan Rakhmansyah, tahun ini Balai Latihan Kerja (BLK) terus dioptimalkan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat Kota Tangerang melalui berbagai jenis pelatihan. Seperti menjahit, tata boga, komputer, desain grafis, montir motor, teknik pendingin dan perhotelan.

“Tahun ini ada 20 angkatan dari tujuh bidang pelatihan yang dibagi ke beberapa bagian angkatan,” ujar Rakhmansyah.

Para lulusan BLK sudah ada yang membuat usaha sendiri dan ada juga yang diterima bekerja di perusahaan.

“Alahamdulillah, sudah bekerja dan ada juga yang membuat usaha, terutama yang menjahit. Mereka sudah membuka usaha seperti membuat beberapa perlengkapan kesehatan,” kata Rakhmansyah.

Hadirnya pelatihan yang dilaksanakan saat ini, sebagai langkah Pemkot Tangerang untuk meningkatkan kemampuan juga meminimalisir angka pengangguran, terlebih di masa pandemi. Ia mengharapkan para peserta setelah mengikuti pelatihan memiliki kemampuan untuk membuka usaha sendiri.

“Masa pandemi saat ini ada yang dirumahkan, jadi untuk mengembangkan kompetensi diri dan memanfaatkan peluang yang ada kita adakan BLK. Harapannya agar mereka bisa membuka usaha secara mandiri,” ucapnya.

Pada kesempatan itu dilakukan juga pemberian 1.060 sertifikat National Professional Certification Board (BNSP) secara simbolis untuk pegawai yang telah lulus mengikuti uji kompetensi yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang bekerjasama dengan Disnaker Kota Tangerang dan perusahan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here