Home TANGERANG HUB Bangkit dari Pandemi Ala Pemuda Kampung Sawah

Bangkit dari Pandemi Ala Pemuda Kampung Sawah

0
SHARE
Aktivitas pemuda Kampung Sawah RT 07/04, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang.

TANGERANG – Suasana Kampung Sawah, RT 07/04, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, tak pernah sepi. Lalu lalang warga dan suara kendaraan roda dua menambah riuhnya aktivitas warga pada Rabu (17/2) sore.

Sampai ke ujung kampung, keramaian masih terlihat. Tampak beberapa pemuda asik bercengkrama dengan tangan memegang alat kerja di saung bambu yang dibangun memanjang. Tak permanen. Saung itu hanya menempel dengan tembok rumah warga.

Barang-barang yang ada di dalam saung itu langsung mencuri perhatian. Ada kotak celengan, tumbler, kotak tisu, lampion, dan hiasan lampu yang dibuat bermacam ukiran. Di sinilah para pemuda kampung punya kreativitas. Hanya bermodal bahan pipa paralon, mereka dapat menghasilkan karya seni bernilai ekonomi.

“Awalnya hanya nongkrong saja. Untuk mengisi kekosongan, kami membuat lampu hias dari bahan paralon,” kata Windarto, sang penggerak pemuda kampung.

Diceritakan Windarto, berawal dari hanya mengisi waktu, pembuatan seni ukir paralon menjadi usaha para pemuda kampung. Kini karya mereka sudah dipasarkan ke berbagai daerah seperti Sukabumi, Lampung hingga Palembang. Harga jual bervariatif mulai Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu.

Tak berhenti di situ, para pemuda setempat juga memanfaatkan lahan kosong untuk budidaya ikan Nila. Usaha ini menambah pemasukan para pemuda yang menamakan diri Komunitas Hijrah Art.

Kreativitas para pemuda di Kampung Sawah patut ditiru. Mereka punya semangat bangkit dari pandemi Covid-19. Semangat itulah yang juga terus digaungkan Pemerintah Kota Tangerang kepada masyarakat. Pandemi ini harus dijadikan momentum untuk tetap berkreativitas dari segala kondisi.

Hasil karya pemuda Kampung Sawah siap dipasarkan.

Pemerintah Kota Tangerang tak pernah berhenti membuat terobosan dan inovasi menciptakan peluang agar masyarakat bangkit dari pandemi. Belum lama ini dilaunching Kampung Tangguh Jaya Siaga Corona. Kampung yang melibatkan Polri dan TNI dibentuk di tiap kelurahan se-Kota Tangerang.

“Harapannya selain mengurangi kasus penyebaran Covid-19, masyarakat tetap produktif dengan memanfaatkan potensi lingkungan masing-masing,” kata Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah.

Dikatakan Arief, ditengah pandemi Covid-19 pemerintah kota terus memberdayakan masyarakat melalui berbagai program yang digulirkan. Antara lain pelatihan BLK kelurahan, virtual jobfair, pemberdayaan UMKM, hingga bantuan modal usaha mikro.

Sepanjang tahun 2020, Pelatihan BLK Kelurahan dilaksanakan di 104 kelurahan dengan peserta 11.280 yang sudah mengikuti berbagai jenis pelatihan. Mulai dari montir kendaraan, teknisi las listrik, budidaya maggot dan ikan lele, menjahit, hingga fotograpi.

Untuk virtual jobfair, Dinas Ketenagakerjaan mencatat ada 16.767 lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan. Bursa kerja ini diikuti 209.206 orang. Virtual jobfair digelar guna mempermudah kesempatan kerja di perusahaan yang sedang membutuhkan.

Untuk pelaku UMKM, pemkot juga menggulirkan stimulus bantuan melalui program Tangerang Emas. Pelaku UMKM dapat meminjam modal usaha tanpa bunga dan agunan. Ada lagi program Tangerang Bisa berupa bantuan modal usaha sebesar Rp 500 ribu. Selain itu, Pemkot juga melakukan pendataan UMKM untuk program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp 2,4 juta dari pemerintah pusat.

Selain dibantu modal, daya saing para pelaku UMKM juga terus ditingkatkan melalui webinar yang diisi narasumber berkompeten. Dinas PerindagkopUKM Kota Tangerang mencatat sudah 11 kali digelar webinar selama 2020 dengan total 2.325 peserta.

“Para pelaku UMKM juga didorong memanfaatkan e-commerce untuk memasarkan produk. Sehingga memperluas jangkauan penjualan,” tutup Arief. (abd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here