Home TANGERANG HUB Pelaku UKM Dilatih Perpajakan

Pelaku UKM Dilatih Perpajakan

0
SHARE
Pelaku UKM Dilatih Perpajakan
MENINGKAT: Pelaku UKM perlu ditingkatkan pengetahuan usahanya supaya memiliki daya saing. FOTO: Humas Pemkot Tangerang

Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Tangerang menggandeng Universitas Mercu Buana (UMB) memberikan edukasi pembukuan dan pajak UMKM.
Melalui edukasi ini dapat meningkatkan daya saing para pelaku UMKM di tengah kondisi pandemi.

Dekan FEB UMB Harnovinsah, mengatakan, saat ini Produk Domestik Bruto (PDB) yang terbesar diperoleh dari sektor UMKM, yaitu sebesar 60 persen. Kemudian dari sisi penyerapan tenaga kerja mencapai 90 persen.

“Artinya peran UMKM begitu besar, UMKM ini memiliki daya tahan terhadap kondisi saat ini,” jelas Harnovinsah.

Ia menambahkan, dengan kondisi saat ini, UMKM memang sulit berinteraksi dengan perbankan. Namun UU Ciptakerja mempermudah interaksi UMKM dengan permodalan.

“Semoga kami dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop UKM Kota Tangerang, Teddy Bayu Putra, menyambut baik kerjasama dalam pembinaan peningkatan kapasitas pelaku UMKM di Kota Tangerang ini.

“Kerjasama antara pemkot Tangerang dengan UMB yang sudah berjalan dua tahun ini, sangat bermanfaat untuk masyarakat Kota Tangerang, khususnya bagi pelaku UMKM,” kata Teddy.

Jumlah pelaku UMKM di Kota Tangerang meningkat, terlebih setelah dilakukan verifikasi untuk diusulkan mendapatkan bantuan. Terjadi lonjakan menjadi 115 ribu hampir 10 kali lipat jumlah UMKM yang menyatakan dirinya sebagai UMKM.

“Jumlah yang meningkat ini, menjadi fakta masyarakat membutuhkan dukungan. Untuk itu, Pemkot Tangerang memberikan bantuan lewat program Tangerang Emas dan Tangerang Bisa agar pelaku UMKM ini bisa bertahan di tengah kondisi saat ini,” ujarnya.

Dalam webinar, pada sesi anggaran UMKM,  pembicara, Deny Syachrudin, mengungkapkan, di dalam anggaran ada tiga komponen penting yang harus diperhatikan oleh pelaku usaha, yaitu modal, usaha dan tujuan.

Kemudian, dari sisi anggaran ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya jenis usaha, modal, biaya, keuntungan yang dinginkan, metoda dan waktu.
(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here