Home ADVERTORIAL Bapenda Kota Tangerang Gelar Pekan Panutan Pajak

Bapenda Kota Tangerang Gelar Pekan Panutan Pajak

0
SHARE
Bapenda Kota Tangerang Gelar Pekan Panutan Pajak
BAYAR PAJAK: Walikota Arief R Wismansyah saat melakukan pembayaran PBB-P2 di loket banj bjb dalam acara pekan panutan pajak yang digelar Bapenda di Puspemkot, Senin (22/2). FOTO: Humas Pemkot Tangerang

TANGERANG- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang menggelar pekan panutan pajak.

Saat pembukaan acara di plaza Puspemkot, Senin (22/2), Walikota Arief R Wismansyah menjadi orang pertama membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB-P2) kemudian diikuti Wakil Walikota Sachrudin, Sekda Herman Suwarman dan para pegawai Bapenda.

Pekan panutan pajak di kawasan Puspem akan berlangsung hingga tanggal 26 Februari. Sedangkan di tingkat kecamatan sampai tanggal 24 Februari.

Walikota Arief R Wismansyah menyampaikan, para pegawai Pemkot diharapakan menjadi contoh masyarakat dalam membayar pajak di awal tahun.

“Saya mengajak kepada seluruh pegawai pemkot untuk mau membayarkan pajaknya di awal agar bisa mendorong pembangunan yang kita lakukan bersama,” kata walikota.

Dikatakan walikota, PBB-P2 merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah yang cukup berpotensi untuk membiayai kegiatan pembangunan di Kota Tangerang.

Bersamaan dengan pembukaan pekan panutan pajak, walikota juga melaunching e-SPPT, cetak mandiri e-SPPT dan pembayaran nontunai SPPT PBB – P2.

Hal ini bertujuan memberikan kemudahan bagi wajib pajak Kota Tangerang untuk memperoleh SPPT PBB-P2 melalui cetak mandiri e-SPPT.

Pemkot Tangerang, kata Arief, terus berinovasi memberikan kemudahan kepada wajib pajak untuk membayar dan mendapatkan SPPT PBB-P2 dimanapun dan kapanpun.

Kepala Bapenda Kota Tangerang Kiki Wibhawa menambahkan, dalam rangka meramaikan HUT ke-28 Kota Tangerang, selain menggelar panutan pajak Bapenda juga menghapuskan sanksi administratif PBB-P2 untuk wajib pajak yang mengalami keterlambatan pembayaran. Program ini hanya akan berlangsung sampai 14 Maret 2021.

Adapun sanksi administratif PBB-P2 normal setiap bulan dikenakan dua persen, sedangkan sanksinya maksimal 48 persen.

“Dalam rangka HUT ke-28 Kota Tangerang kami menghadirkan program penghapusan sanksi administrasi. Nah, masyarakat yang bayar PBB cukup membayar pokoknya saja. Jadi, segera manfaatkan,” ungkapnya.

Kiki menambahkan pelayanan pajak kini sangat mudah. Kiki menyebut SPPT bisa dicetak secara mandiri melalui aplikasi Tangerang Live.

Pada aplikasi tersebut, kata Kiki, kini ada fitur baru memudahkan masyarakat dalam mengecek tagihan PBB.

“Demi mempermudah pembayaran, wajib pajak bisa bayar di mana saja dengan aplikasi Link Aja, Gopay, Tokopedia, Bukalapak, dan BJB Digi,” jelasnya.

Kiki berharap kemudahan pelayanan tersebut dapat meningkatkan partisipasi dan kesadaran para wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya membayar pajak. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here