Home TANGERANG HUB Percepat Penanganan Banjir, Perbaiki Tanggul dan Fungsikan Pompa Air

Percepat Penanganan Banjir, Perbaiki Tanggul dan Fungsikan Pompa Air

0
SHARE
Percepat Penanganan Banjir, Perbaiki Tanggul dan Fungsikan Pompa Air
TINJAU BANJIR: Walikota Tangerang Arief R Wismansyah menerabas genangan air saat meninjau banjir di wilayah Kecamatan Periuk, akhir pekan kemarin. Arief menginstruksikan semua OPD bergerak cepat menangani banjir dan warga terdampak banjir. FOTO: Randy Yastiawan/Tangerang Ekspres

KOTA TANGERANG-Pemkot Tangerang masih berjibaku menangani wilayah yang terendam banjir. Meski sebagian sudah mulai surut, antisipasi banjir susulan tetap disiagakan. Berdasarkan rilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima Pemkot Tangerang, potensi cuaca ekstrem diperdiksi masih akan terjadi pada 23-24 Februari di wilayah Jabodetabek.

Mengantisipasi peluang terburuk yang akan terjadi, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah sudah mengintruksikan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) siaga semuanya. Selain itu juga dilakukan percepatan penanganan dengan memperbaiki kebocoran tanggul dan membuat penahan air tambahan di sekitar tanggul yang rawan jebol. Seluruh petugas lapangan dari Dinas PUPR, Dinas LH, Dinas Perkim dikerahkan ke lokasi banjir.

“Segera petakan titik-titik kebocoran tanggul dan langsung lakukan penambalan. Buat juga penahan air tambahan di sekitar tanggul. Petugas dari Dinas LH dan Budparman juga digeser untuk bantu prosesnya agar bisa cepat,” perintah Arief saat memimpin rapat koordinasi bersama seluruh kepala OPD, Senin (22/2) pagi. Usai rapat koordinasi di Puspemkot, Arief langsung meninjau komplek Perumahan Mutiara Peluit dan Periuk Damai yang masih terendam banjir.

Di lokasi ini walikota langsung memerintahkan Dinas PUPR memaksimalkan mesin pompa untuk mempercepat air surut. Sebelumnya mesin pompa tak dapat difungsikan karena ketinggian air masih selevel dengan tanggul. “Sekarang sudah dinyalakan 4 mesin pompa di Situ Bulakan. Sekarang di pintu 5 sudah nyala tiga mesin pompa. Tanggul yang jebol dipasang kisdam agar air bisa dipompa melewati tanggul,” tambahnya.

Untuk membantu mobilisasi warga juga dipasang jembatan apung supaya lebih aman saat melintas. “Sekarang Pemkot lakukan apa yang bisa dikerjakan, supaya banjir bisa cepat surut dan masyarakat bisa kembali beraktivitas,” sebutnya. Di sejumlah titik banjir sudah dibangun beberapa posko pengungsian dilengkapi dapur umum. Termasuk juga menyiagakan perahu karet dan petugas dibantu TNI dan Polri.

Selain posko pengungsian, disiagakan juga sebanyak 60 posko kesehatan. Diantarnya 38 posko di Puskesmas dan 22 posko bergerak di seluruh titik banjir di Kota Tangerang. “Para petugas kesehatan dari tim dokter, perawat hingga apoteker kami kerahkan. Secara sigap langsung melakukan pelayanan kesehatan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Liza Puspadewi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here