Home TANGERANG HUB Picu Banjir, Minta Pemerintah Pusat Keruk Sungai Cirarab

Picu Banjir, Minta Pemerintah Pusat Keruk Sungai Cirarab

0
SHARE
Picu Banjir, Minta Pemerintah Pusat Keruk Sungai Cirarab
SWAB ANTIGEN : Warga RW 02 Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, dilakukan swab antigen di posko pengungsian banjir di Masjid Al Irsyad, Senin (22/2). FOTO: Randy Yastiawan/Tangerang Ekspres

KOTA TANGERANG-Banjir parah yang melanda Kota Tangerang akibat luapan sungai Cirarab dan Angke. Sungai Cirarab menyebabkan banjir di perumahan Priuk Damai dan Mutiara Pluit. Kali Angke membanjiri kompleks Ciledug Indah. Normalisasi kedua sungai bukan kewenangan Pemkot Tangerang. Melainkan pemerintah pusat.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah meminta pemerintah pusat untuk menormalisasi sungai Cirarab. Normalisasi sungai Cirarab menjadi salah satu cara mengatasi banjir di kecamatan Priuk. Karena permasalahan banjir kemarin, dangkalnya dasar sungai.

“Sedimentasi yang ada di bantaran sungai Cirarab sudah tinggi, dan itu harus dilakukan normalisasi agar permasalahan banjir bisa teratasi,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di Priuk Damai, Kecamatan Priuk, Senin (22/2).

Arief menambahkan, banjir di Priuk tahun ini lebih parah, karena memang kondisi wilayahnya yang sangat mudah banjir pada saat intensitas hujan yang sangat tinggi. Bahkan, banjir di wilayah Priuk bisa berhari-hari, dibandingkan wilayah timur. “Tahun ini, wilayah timur seperti Ciledug dan sekitarnya surutnya cepat dibandingkan dengan wilayah Priuk. Tadi saya juga melakukan pengecekan dan menyusuri sungai Cirarab, banyak tanaman yang menghambat masuk dari Kutabumi yang mengakibatkan banjir. Dan ini harus dilakukan normalisasi,”paparnya.

Ia menjelaskan, pompa yang ada di bantaran sungai Cirarab juga tidak mampu menyedot air. Karena kondisi air masih sejajar dengan sungai. Sehingga, ketika dilakukan penyedotan maka air bisa berbalik ke daratan yang lebih rendah. “Saat ini kita terus upayakan untuk bisa menyedot. Baru 4 pompa yang bisa digunakan. Selebihnya menunggu air surut, agar pompa yang ada bisa menyedot air, dibuang ke sungai Cirarab,”ungkapnya. Arief menuturkan, kondisi Priuk Damai dan Mutiara Pluit akan dipasangkan kisdam dan juga pemasangan jembatan apung untuk mobilitas warga yang akan beraktivitas ke rumah.

Untuk tanggul yang jebol, juga diupayakan dilakukan perbaikan segera. “Kita sudah instruksikan untuk Dinas PUPR Kota Tangerang melakukan pengecekan, untuk tanggul yang rusak bisa langsung diperbaiki agar bisa mengatasi sementara banjir agar pada saat hujan tidak terlalu tinggi airnya,” tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here