Home TANGERANG HUB Banjir, Sampah dan Covid-19, Program Prioritas Ben-Pilar

Banjir, Sampah dan Covid-19, Program Prioritas Ben-Pilar

0
SHARE
Banjir, Sampah dan Covid-19, Program Prioritas Ben-Pilar
DPRD Kota Tangsel melalui sidang paripurna mengumumkan pasangan calon (paslon) Benyamin Davnie menjadi Walikota dan Pilar Saga Ichsan menjadi Wakil Walikota Tangsel terpilih hasil Pilkada Serentak 2020. Benyamin-Pilar kini tinggal menunggu jadwal pelantikan yang akan dilakukan pada April mendatang. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SETU-DPRD Kota Tangsel menggelar rapat paripurna penetapan pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Tangsel terpilih 2020, Kamis (25/2).

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Abdul Rasyid dan dihadiri Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie yang sekaligus Walikota terpilih.
Dalam rapat paripurna ini, Benyamin Davnie menjadi Walikota dan Pilar Saga Ichsan menjadi Wakil Walikota Tangsel terpilih hasil Pilkada Serentak 2020.

Penetapan paslon walikota dan wakil walikota dibacakan oleh Sekretaris DPRD Kota Tangsel Chaerul Saleh. Chaerul Salah mengatakan, DPRD Kota Tangsel mengumumkan paslon Walikota dan Wakil Walikota adalah Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan dengan perolehan suara 235.734 atau 40,95 persen dari total suara sah.

“Dasar hukum yang dipergunakan dalam pengumuman calon Walikota dan Wakil Walikota terpilih Kota Tangsel ini ada 6, salah satunya Keputusan KPU Kota Tangsel Nomor 23/HK.03.1-Kpt/3674/KPU-Kot/II/2021 tentang penetapan paslon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel 2020,” ujarnya.

Chaerul Saleh menambahkan, setelah dilaksanakan pleno dalam rangka pengumuman penetapan paslon walikota dan wakil walikota, kemudian berkas diserahkan kembali ke KPU. Lalu diserahkan kepada Provinsi Banten yang diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri.

“Lalu provinsi menentukan tanggal pelantikan. Tapi, provinsi harus minta izin dulu dari pusat agar tidak bertentangan atau bentrok dengan kebijakan pusat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Tangsel sekaligus Walikota terpilih Benyamin Davnie mengucapkan syukur karena paripurna berjalan lancar.
“Setelah ini tentunya akan disampaikan ke Gubernur Banten untuk proses selanjutnya secepatnya,” ujarnya.

Pak Ben menambahkan, pelantikan diperkirakan dilaksanakan April, di mana akhir masa jabatannya dengan Airin berakhir pada 20 April. “Tidak boleh mendahului dan tidak boleh terlalu jauh,” tambahnya.

Sambil menunggu pelantikan, Pak Ben (panggilan Bennyamin Davnie) mengaku tetap bekerja sebagai Wakil Walikota mendampingi Airin menangani berbagai program dan kegiatan dan terutama Covid-19. Mantan birokrat Pemkab Tangerang ini mengaku, saat ini juga sedang merumuskan visinya masuk dalam RPJMD bersaman Bappeda dan konsultan.

“Fokusnya tentu terkait penanganan Covid-19. Dengan APBD sekarang setelah dilanjut program Covid-19, ini tetap diteruskan,” jelasnya.

Menurutnya, instrumen yang ia miliki tersebut anggaran mulai 2022 baru dimulai. Di mana lebih ditekankan pada infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan Covid-19 tetap menjadi prioritas, paling tidak soal pemulihan ekonominya.

“Yang urgent untuk pembenahan banjir, sampah, pendidikan dengan sistem daring, pemulihan ekonomi terutama UMKM dan itu jadi perhatian kita,” ungkapnya.

Soal sampah Pak Ben memiliki solusi yakni akan percepat pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa). “Saya sudah rapat dengam divisi pencegahan KPK mengenai PLTSa. Nanti akan ada peninjauan dari KPK,” tuturnya.

KPK mendorong percepatannnya karena program PLTSa difasilitasi oleh Kemenko Maritim dan Investasi. Ia juga mendorong percepatan infrastruktur, lelang dan ground braking dan lainnya. “Ini program dari Kementrian dan bukan dari kita, ini dasarnya Kepres, Perpres 35 tahun 2018,” tutupnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here