Home TANGERANG HUB Berkas Kependudukan Korban Banjir Diganti

Berkas Kependudukan Korban Banjir Diganti

0
SHARE
Berkas Kependudukan Korban Banjir Diganti
DISDUKCAPIL PEDULI : Wakil Walikota Tangerang Sachrudin, memberikan dokumen administrasi kependudukan kepada salah satu warga korban banjir di Kecamatan Priuk, Sabtu (27/2). FOTO: Humas Pemkot Tangerang for Tangerang Ekspres

TANGERANG – Warga korban banjir yang berkas admistrasi kependudukannya rusak karena terendam air tak perlu khawatir. Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang mempunyai program Peduli.

Program tersebut untuk mempermudah korban banjir mengurus berkas administrasi kependudukan yang hilang ataupun rusak karena terendam air pada saat banjir. Jadi Disdukcapil, akan mengurus semua berkas untuk korban banjir.

Wakil Walikota Tangerang Sachrudin mengatakan, program Peduli Disdukcapil ini sangat membantu warga korban banjir seperti di Kecamatan Priuk, Kecamatan Karawaci, Kecamatan Cibodas dan juga Kecamatan Ciledug yang beberapa waktu lalu terkena musibah banjir. Berkas adminstrasi yang hilang atau rusak bisa segera diurus kembali.

“Saya berharap dengan program peduli, warga terdampak banjir di Kota Tangerang bisa dengan cepat dan mudah untuk mengurus dokumen yang hilang atau rusak karena banjir,” ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres usai memberikan bantuan di Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Sabtu (27/2).

Kepala Disdukcapil Kota Tangerang Rina Hernaningsih menjelaskan, layanan Peduli ini mencakup beberapa jenis dokumen kependudukan. Diantaranya, pengurusan dokumen kependudukan, berupa kartu keluarga, kartu tanda penduduk, kartu identitas anak, dan akte kelahiran.

“Selain melalui program Peduli, warga terdampak banjir bisa mengurus berkas kependudukan di kelurahan terdekat atau bisa mengajukan permohonan melalui aplikasi sobat dukcapil.

Rina menuturkan, warga tidak perlu datang ke kantor dinas untuk dapat mengurus berkas yang hilang atau rusak. Pelayanan ini juga tidak dipungut biaya alias gratis, jadi tidak perlu khawatir bagi warga yang mengajukan kembali berkas admistrasinya.

“Kami tidak memungut biaya, artinya program ini gratis dan juga bisa membantu masyarakat yang berkas administrasinya rusak dan juga hilang karena banjir beberapa waktu lalu di beberapa lokasi yang ada di Kota Tangerang,”tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here